AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

11 Oknum Pegawai Kemenkeu Palsukan Surat Tanah BLBI!

ECONOMICS
Riezky Maulana
Kamis, 20 Januari 2022 18:53 WIB
10 hingga 11 oknum pegawai di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri.
11 Oknum Pegawai Kemenkeu Palsukan Surat Tanah BLBI! (FOTO: MNC Media)
11 Oknum Pegawai Kemenkeu Palsukan Surat Tanah BLBI! (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - 10 hingga 11 oknum pegawai di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri. Pasalnya, mereka ketahuan memalsukan surat aset tanah Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Hal tersebut seperti diungkapkan, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD. Para oknum tersebut kini telah ditahan.

"Ditangkapnya beberapa oknum di Kementerian Keuangan atau DJKN yang memalsukan surat-surat aset tanah, ditangkap orangnya kalau enggak salah 10 atau 11, ditahan Bareskrim," ujar Mahfud saat konferensi pers, Kamis (20/1/2022). 

Dia menuturkan, para oknum tersebut telah menjalankan aksinya jauh sebelum Satgas BLBI dibentuk. Ketika memeriksa surat-surat, sambung dia, ditemukanlah fakta bahwa oknum nakal itu mengalihtangankan dan memalsukan surat. 

"Beberapa surat jaminan aset BLBI itu dipalsukan serta dialihtangankan. Itu bukan naif, bukan nista bagi kami. Tetapi ini malah justru sebuah prestasi," ungkapnya. 

Mahfud memastikan, Satgas BLBI akan terus mengejar aset negara yang berada di tangan debitur dan yang telah dana dari BLBI. Pengejaran dilakukan dengan sejumlah cara, mulai dari pemblokiran hingga penyitaan aset. 

"Satgas BLBI terus melakukan upaya berkelanjutan untuk memastikan pengembalian hak tagih negara melalui serangkaian upaya. Seperti pemblokiran, penyitaan, dan penjualan aset-aset debitur dan obligor yan selama ini telah menikmati dana BLBI," katanya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD