AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

18 Negara Diizinkan Masuk RI Mulai 14 Oktober, Luhut: Singapura Belum Termasuk 

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Selasa, 12 Oktober 2021 07:16 WIB
MenkoMarves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebanyak 18 negara diperbolehkan masuk ke Indonesia mulai 14 Oktober.
18 Negara Diizinkan Masuk RI Mulai 14 Oktober, Luhut: Singapura Belum Termasuk (Dok.MNC Media)
18 Negara Diizinkan Masuk RI Mulai 14 Oktober, Luhut: Singapura Belum Termasuk (Dok.MNC Media)

IDXChannel- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (MenkoMarves) sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebanyak 18 negara diperbolehkan masuk ke Indonesia seiring dengan dibukanya penerbangan internasional ke Bali pada 14 Oktober mendatang.

Adapun Luhut mengaku untuk  negara-negara tersebut akan diumumkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan diinformasikan pada hari ini, Selasa (12/10/2021). 

"Mengenai negara-negara yang bisa masuk Indonesia, ada 18 negara, nanti akan diumumkan secara terpadu dan dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri," katanya dalam pernyataan yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (12/10/2021).

Dalam kesemptanya Menteri Luhut menyebutkan negara tetangga Singapura tidak termasuk dalam daftar tersebut. Dikarenakan menurutnya negara Singapura belum memenuhi standar level ketentuan WHO.

“Nama negara yang akan diumumkan ada 18 negara, saya kira Singapura belum termasuk karena belum memenuhi persyaratan atau standar level 1, level 2 sesuai dengan WHO," tambahnya.

Sebagai catatan,  pemerintah telah merencanakan  pembukaan kembali penerbangan internasional ke Bali mulai 14 Oktober 2021 mendatang.

Pembukaan penerbangan Internasional ke Bali yang akan dilakukan pada pekan ini, diharapkan mampu untuk memulihkan Ekonomi Bali yang masih jauh di bawah kondisi Pra Pandemi.

“Tentunya terus mengajak kita semua masyarakat untuk tidak terlena dengan kondisi hari ini dan kemudian ber-euforia merayakannya sehingga lupa dengan kondisi buruk yang mungkin terjadi karena kelalaian kita ini,” tandasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD