AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Ada Wabah PMK, Ahli Gizi: Konsumsi Daging Aman, Asal Dimasak Sampai Matang

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Minggu, 15 Mei 2022 02:00 WIB
Berikut penjelasan ahli gizi seputar konsumsi daging di tengah adanya wabah virus PMK.
Ada Wabah PMK, Ahli Gizi: Konsumsi Daging Aman, Asal Dimasak Sampai Matang (Dok.MNC)
Ada Wabah PMK, Ahli Gizi: Konsumsi Daging Aman, Asal Dimasak Sampai Matang (Dok.MNC)

IDXChannel - Pemerintah menetapkan setidaknya saat ini sebanyak 6 kabupaten telah terdeteksi adanya penyebaran wabah PMK (Penyakit Mulut, dan Kuku) pada hewan ternak. Terdiri dari 4 kabupaten berada di Jawa Tengah Timur, dan 2 lagi di Provinsi Aceh.

Meski demikian Dokter ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen menyatakan hingga saat ini diketahui virus tersebut tidak menular kepada manusia. Bahkan masyarakat masih tetap aman untuk mengonsumsi daging Sapi untuk saat ini tanpa khawatir adanya virus PMK.

"Sekarang memang banyak virus dari hewan yang menyeberang ke Manusia, secara teori penyakit PMK sementara ini tidak nyebrang ke manusia," kata Dokter Tan Shot Yen kepada MNC Portal, Sabtu (14/5/2022).

Dokter ahli gizi itu menjelaskan Virus PMK pada hewan hanya menyerang beberapa bagian tubuh pada hewan, sehingga penting untuk masyarakat untuk menghindari bagian yang terjangkit virus.

"Artinya yang kita makan kan cuma dagingnya, semoga hanya dagingnya, jadi kalau dagingnya selama dimasak dengan matang betul itu tidak apa-apa," sambungnya.

Menurutnya salah satu hal yang paling mudah dilakukan masyarakat yang hendak mengonsumsi daging dengan aman ditengah adanya wabah adalah dengan menghindari konsumsi jeroan hewan ternak.

"Selama itu daging masih oke, lagian juga jeroan itu kan bukan bagian yang layak dimakan," lanjut Tan Shot Yen.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD