Salah satunya dengan mengurangi penerima dari sekolah yang berada di wilayah dengan tingkat ekonomi tinggi.
Hingga 18 Juni 2026, BGN telah mengurangi penerima MBG dari 76 sekolah yang mencakup sekitar 39.300 siswa SMA. Dari total sekitar 8 juta siswa SMA, pemerintah masih mempertimbangkan pengurangan lebih lanjut terhadap kelompok tersebut.
Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan pembatasan penerima non-pelajar. Saat ini, penerima non-siswa mencapai sekitar 14,3 juta orang atau 22,6 persen dari total penerima MBG.
Berdasarkan realisasi belanja hingga Mei 2026, jumlah penerima MBG telah mencapai 63,2 juta orang. Dengan realisasi tersebut, kebutuhan anggaran rata-rata mencapai sekitar Rp287.200 per penerima setiap bulan.
Jika dihitung berdasarkan asumsi 22 hari sekolah dalam satu bulan, biaya tersebut setara dengan sekitar Rp13.000 per orang per hari, mendekati asumsi awal anggaran sebesar Rp15.000 per orang per hari.