"Pendukung yang kuat untuk transisi energi percepat ya PLTN, (tapi) memang masih agak lama ya. Mungkin kita bisa sesuai jalannya kita masih bisa menggunakan renewable konvensional seperti PLTS, PLTA kemudian biomassa dan sebagainya masih mencukupi," pungkasnya.
Seperti diketahui, energi nuklir dianggap sebagai teknologi energi bersih karena menghasilkan hampir nol karbondioksida atau emisi gas rumah kaca lainnya.
(YNA)