Imbal hasil obligasi 30 tahun telah mencapai level tertinggi 19 tahun sebesar 5,34 persen pada Selasa tetapi kemudian mereda. Pengumuman Departemen Keuangan mendorongnya turun, terakhir diperdagangkan pada 5,184 persen.
"Peningkatan ukuran operasi pembelian kembali ini mencerminkan keinginan Departemen Keuangan untuk memberikan dukungan likuiditas yang lebih besar di sektor nominal jangka panjang di mana terdapat dukungan kuat yang konsisten dari pelaku pasar," kata Departemen Keuangan dalam sebuah pernyataan.
Selama dua tahun terakhir, Departemen Keuangan telah melakukan pembelian terjadwal atas sekuritas lama sebelum tanggal jatuh temponya untuk memberikan dukungan likuiditas.
Operasi pembelian kembali obligasi 20 dan 30 tahun berikutnya dijadwalkan pada 24 September, sementara pembelian kembali obligasi 10 hingga 20 tahun dijadwalkan pada 10 September. (Wahyu Dwi Anggoro)