sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AS Raup Rp4.450 Triliun Sepanjang 2025 dari Bea Masuk Usai Trump Tetapkan Tarif Dagang

Economics editor Febrina Ratna Iskana
14/01/2026 08:58 WIB
Departemen Keuangan AS merilis data pendapatan bea masuk hingga Desember 2025 yang mencapai USD264,05 miliar atau sekitar Rp4.451 triliun (kurs Rp16.856).
AS Raup Rp4.450 Triliun Sepanjang 2025 dari Bea Masuk Usai Trump Tetapkan Tarif Dagang. (Foto: iNews Media Group)
AS Raup Rp4.450 Triliun Sepanjang 2025 dari Bea Masuk Usai Trump Tetapkan Tarif Dagang. (Foto: iNews Media Group)

Angka-angka tersebut kemungkinan tidak akan mengurangi antusiasme Trump terhadap tarif. Beberapa saat setelah rilis data ekonomi pada Selasa, Trump berbicara di Detroit, di mana ia sekali lagi menggembar-gemborkan bagaimana tarif menghasilkan "ratusan miliar dolar masuk ke Kas Negara AS."

Ketika Trump mulai menerapkan rezim tarifnya awal tahun lalu, pendapatan bulanan meroket dari USD7,25 miliar yang dikumpulkan pada Februari dan meningkat setiap bulan hingga Oktober.

Penurunan pendapatan yang berkelanjutan bukanlah hal yang sepenuhnya tidak terduga, mengingat Kantor Anggaran Kongres baru-baru ini memangkas perkiraan penerimaan tarif yang diharapkan untuk dekade mendatang sebesar USD1 triliun.

Secara keseluruhan, ancaman tarif dari Gedung Putih, serta ketidakpastian bagi importir,  jelas berlanjut pada 2026. Pada pekan ini, Trump mengeluarkan ancaman baru berupa tarif 25 persen untuk barang-barang dari negara mana pun yang "berbisnis" dengan Iran.

Ada juga keputusan Mahkamah Agung yang sangat dinantikan tentang tarif "menyeluruh" Trump yang dapat keluar paling cepat pada Rabu.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement