IMA berpandangan, kepastian dan konsistensi kebijakan menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing industri pertambangan Indonesia, terutama di tengah dinamika global dan meningkatnya kebutuhan investasi jangka panjang untuk mendukung hilirisasi dan transisi energi nasional.
Seperti diketahui, pada awal pekan ini Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang menata industri pertambangan mulai dari perizinan hingga pembagian porsi penerimaan dari sektor tambang untuk negara agar lebih optimal.
"Khususnya pertambangan-pertambangan, baik yang lama maupun yang baru, itu nanti akan kita mencoba untuk mengoptimalkan pendapatan negaranya secara maksimal. Dan ini kita akan menggunakan contoh seperti pembagian hasil daripada pengelolaan migas kita. Migas kita itu kan ada cost recovery, ada gross split. Mungkin pola-pola itu yang akan kita coba kita exercise untuk kita bangun, untuk bisa melakukan kerja sama dengan pihak swasta," ujar Bahlil, Selasa (5/5/2026).
(kunthi fahmar sandy)