AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Atasi Pandemi hingga Perubahan Iklim, Sri Mulyani Sebut Bank Dunia Siapkan Dana USD160 Miliar

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 16 Oktober 2021 21:03 WIB
Sri Mulyani ungkap Bank Dunia Group saat ini memberikan dukungan pendanaan sebesar USD160 miliar untuk 100 negara di dunia untuk atasi krisis akibat pandemi.
Atasi Pandemi hingga Perubahan Iklim, Sri Mulyani Sebut Bank Dunia Siapkan Dana USD160 Miliar (Dok,MNC Media)
Atasi Pandemi hingga Perubahan Iklim, Sri Mulyani Sebut Bank Dunia Siapkan Dana USD160 Miliar (Dok,MNC Media)

IDXChannel- Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pandemi covid 19 merupakan ancaman bagi seluruh negara di dunia, baik dari sisi kesehatan, kondisi sosial, dan ekonomi yang menurun. Menurutnya Bank Dunia Group saat ini memberikan dukungan pendanaan sebesar USD160 miliar untuk 100 negara di dunia, sebagai penanganan krisis kesehatan, vaksin covid 19, bantuan sosial sampai pemulihan ekonomi.

"Dunia akan terus dihadapkan pada berbagai kemungkinan krisis, baik bidang kesehatan, ekonomi, bencana alam maupun ancaman akibat perubahan iklim," ujar Menkeu mengutip akun media sosial pribadinya, Sabtu (16/10/2021).

Sementara itu ancaman perubahan iklim yang terjadi belakangan juga tidak bisa diabaikan. Perlu sebuah rencana dan tekhnologi untuk dapat memitigasi bencana.

"Untuk menghadapi ancaman perubahan iklim, negara-negara berkembang memerlukan pendanaan dan akses teknologi sehingga dapat beradaptasi dan memitigasi risiko perubahan iklim," tambah Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan peranan Bank Dunia Grup dalam menyediakan instrumen pendanaan yang fleksibel dan responsif untuk membantu negara-negara anggotanya menjadi sangat penting. 

Dunia harus mampu untuk terus maju dan tumbuh bersama, hal tersebut menurut untuk menciptakan kemakmuran yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Tugas itu harus dijawab oleh para pembuat kebijakan melalui kerjasama global yang harus dibangun berdasarkan prinsip kemerdekaan, kedaulatan, keadilan sosial dan perdamaian abadi - seperti yang diamanatkan para pendiri bangsa kita.

"Krisis tersebut tidak mengenal batas negara, Kerjasama internasional dan peranan lembaga multilateral menjadi mutlak diperlukan," pungkas Sri Mulyani.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD