AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

BA.4 dan BA.5 Cepat Menular, Kasus Covid-19 Tertinggi Diperkirakan 20 Ribu

ECONOMICS
Kevi Laras
Kamis, 23 Juni 2022 19:45 WIB
Angka penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia terus memperlihatkan kenaikan.
BA.4 dan BA.5 Cepat Menular, Kasus Covid-19 Tertinggi Diperkirakan 20 Ribu. (Foto: MNC Media)
BA.4 dan BA.5 Cepat Menular, Kasus Covid-19 Tertinggi Diperkirakan 20 Ribu. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Angka penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia terus memperlihatkan kenaikan. Jumlah kasus saat puncak nanti diprediksikan sekitar sepertiga dari 60 ribu atau tepatnya 20 ribu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Erlina Burhan, SpP(K) dalam webinar Omicron Subvarian BA.4 dan BA.5 hari ini (23/6).

"Kemungkinan angka tertinggi kita adalah sepertiga dari 60.000 jadi sekitar 20.000," ujar dr Erlina dalam webinar, Kamis (23/6/2022)

Capaian angka tersebut, menurut Erlina jika belajar dari negara lain yaitu Afrika Selatan dan Inggris. Lebih lanjut, dikatakan bahwa subvarian BA.4 dan BA.5 diklaim lebih menular, dibandingkan varian Delta (BA.1) dan Omicron (BA.2). 

Kemampuan bisa menghindar dari kekebalan tubuh (imunitas) merupakan kelebihan dari subvarian BA.4 dan BA.5. Hal baiknya ialah tingkat keparahan dari kedua varian ini adalah tidak separah kala varian Delta.

"Jadi memang dikatakan bahwa BA.4 dan BA.5 memiliki kemungkinan menular lebih cepat dibandingkan BA.2. Maka kita juga beruntung bahwa tingkat keparahannya, di bawah delta tetapi punya kemampuan lolos dari perlindungan dari kekebalan tubuh atau ascape immunity," jelasnya 

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap bila berdasarkan pantauan, diprediksikan terjadi akan terjadi gelombang varian baru itu. Dia memprediksikan terjadi pada pertengahan Juli mendatang.

"Berdasarkan pantauan kami umumnya puncak varian BA.4 dan BA.5 itu satu bulan setelah penemuan kasus pertama. Jadi sekitar minggu ketiga Juli kita akan lihat puncak kasus BA.4 dan BA.5 ini," papar Menteri Kesehatan Budi, Senin (13/6/2022). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD