AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Bank Wakaf Mikro Pertama di DKI Jakarta Resmi Berdiri

ECONOMICS
Quadiliba Al-farabi/MPI
Senin, 15 Maret 2021 17:45 WIB
Bank Wakaf Mikro Syariah akhirnya secara resmi berdiri, Bank ini dibangun untuk membantu perekonomian dan usaha masyarakat kecil di DKI Jakarta.
Bank Wakaf Mikro Pertama di DKI Jakarta Resmi Berdiri. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bank Wakaf Mikro (BWM) Syariah akhirnya secara resmi berdiri. Bank ini dibangun untuk membantu perekonomian dan usaha masyarakat kecil di DKI Jakarta selama masa pandemi Covid-19. BWM ini merupakan yang pertama di DKI Jakarta setelah 56 Bank Wakaf Mikro yang tersebar di Indonesia.

Pendirian BWM yang berlangsung di Pesantren Pondok Karya Pembangunan (PKP) pada Senin (15/3/2021) dilakukan diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Dalam sambutannya, Riza mengapresiasi berdirinya Bank Wakaf ini guna membantu usaha masyarakat kecil di Jakarta selama masa Pandemi Covid 19.

"Ini terobosan yang baik untuk bisa mempercepat, membantu ekonomi UMKM masyarakat kecil apalagi di masa pandemi ini," ujar Riza dalam pidatonya di Aula Al Kautsar, Pondok Pesantren PKP, Jakarta.

Riza berharap berdirinya Bank Wakaf Mikro ini dapat mempercepat dan memperluas penyediaan akses permodalan dan pembiayaan bagi masyarakat yang belum dinaungi lembaga keuangan formal, khususnya di lingkungan Pondok pesantren.

Tak hanya itu, kata dia, ini dapat menghindari masyarakat dari ancaman riba, membuka peluang baru, menghasilkan dan meningkatkan level wirausaha, hingga mengurangi pengangguran. Hal itu, menurutnya, sejalan dengan janji kampanye Anies-Sandi.

"Sebagaimana janji kampanye kami, harus membentuk 200 ribu UMKM dan Alhamdulillah sudah tercapai, dan ini untuk memaksimalkannya," kata Riza.

Pembangunan Bank Wakaf Mikro ini adalah hasil gagasan kerja sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) dalam membentuk lembaga Keuangan Masyarakat kecil dan Menengah.

Dalam acara peresmian tersebut juga dihadiri Kepala OJK Regional 1 DKI Jakarta dan Banten, Dhani Gunawan Idat; Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi; hingga Ketua Umum Yayasan PKP, Dr KH Amidhan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD