AALI
9900
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1575
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1060
ADMF
7825
ADMG
199
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1500
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
4310
AKSI
398
ALDO
865
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.21
0.09%
+0.48
IHSG
6616.26
0.19%
+12.46
LQ45
945.99
0.04%
+0.40
HSI
24238.70
1.01%
+241.83
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
16899.92
0.28%
+46.35
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,698 / gram

Bantu Korban PHK, Sri Mulyani akan Tambah Dana Prakerja

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Minggu, 18 Juli 2021 11:35 WIB
Menkeu Sri Mulyani baru-baru ini menyebut akan menambahkan dana anggaran prakerja sebesar 10 Trilun untuk mengurangi beban masyarakat yang terhimpit pandemi.
Kartu prakerja (Ilustrasi)
Kartu prakerja (Ilustrasi)

IDXChannel - Menteri keuangan (Menkeu) Sri Mulyani baru-baru ini menyebut akan menambahkan dana anggaran prakerja sebesar 10 Trilun untuk mengurangi beban masyarakat yang terhimpit pandemi Covid-19.

Selain itu, menurut sri Mulyani, program kartu prakerja sebelumnya tergolong berhasil maka perlu adanya penambahan jumlah peserta pada anggaran selanjutnya.

"Kami akan tambahkan Rp 10 Triliun lagi sehingga program kartu prakerja bisa menambah jumlah peserta 2.8 juta orang, sehingga total anggaran menjadi Rp 30 Triliun," ujar Sri Mulyani.

Penambahan peserta prakerja ini berdasarkan hasil survey mengenai efektifitas kartu membantu masyarakat mencari pekerjaan atau mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kucuran dana prakerja ini masih merupakan bagian dari anggaran bantuan sosial sebesar Rp 39,9 Triliun untuk masyarakat selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Mengutip lama resmi prakerja, menurut menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, ini merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor perlindungan sosial.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini, mengambil berbagai pelatihan keterampilan kerja dan kewirausahaan yang dapat menjadi bekal hidup selama dan pasca pandemi," ujarnya.

Program kartu prakerja merupakan pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan atau pekerja atau buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD