Pasokan tersebut diprioritaskan bagi pedagang di pasar pantauan guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
"Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pasokan pangan tetap aman, terutama menjelang Idulfitri,” ujar Rini dalam keterangan resminya, Selasa (24/2/2026).
Sementara itu, realisasi bantuan pangan periode Oktober–November 2025 di wilayah Papua menunjukkan capaian positif. Penyaluran bantuan telah mencapai 97,5 persen.
Rini menegaskan, pemerintah terus menuntaskan distribusi bantuan hingga ke daerah dengan tantangan geografis dan kondisi keamanan tinggi, termasuk wilayah pegunungan.
Untuk 2026, alokasi penerima bantuan pangan di wilayah Tanah Papua tercatat sebanyak 838.696 penerima yang tersebar di enam provinsi.