AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Belum Sebulan, Mentan Sebut Wabah PMK Telah Menyebar di 15 Provinsi

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Senin, 23 Mei 2022 18:45 WIB
Belum genap sebulan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak diumumkan, sekarang virus ini sudah mewabah di 15 provinsi.
Belum Sebulan, Mentan Sebut Wabah PMK Telah Menyebar di 15 Provinsi (FOTO: MNC Media)
Belum Sebulan, Mentan Sebut Wabah PMK Telah Menyebar di 15 Provinsi (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Belum genap sebulan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak diumumkan, sekarang virus ini sudah mewabah di 15 provinsi.

Hal tersebut seperti diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Ia mengatakan saat ini wabah virus PMK (Penyakit Kuku dan Mulut) sudah mewabah di 15 provinsi di Indonesia. 

Jumlah tersebut telah bertambah dari pengumuman Mentan sebelumnya pada 11 Mei 2022 lalu melalui konferensi pers virtual yang menyebut hanya ada 2 provinsi yang terjangkit wabah PMK, yaitu Aceh dan Jawa Timur.

"Sampai dengan 17 Mei 2022, menunjukan penyebaran PMK di 15 provinsi, dan 52 kabupaten kota," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama komisi IV DPR RI, Senin (23/5/2022).

Mentan menjelaskan saat ini dalam 15 provinsi yang terjangkit, terdapat jumlah populasi sapi sebanyak 13,8 juta ekor, sedangkan yang terdampak Dar adanya wabah PMK sudah 3,9 juta ekor.

"Berdasarkan hasil konfirmasi test pcr di laboratorium, sebanyak 13 ribu ekor atau 0,36% dari populasi ternak," sambung Mentan

Meski demikian Mentan SYL mengklaim bahwa penanganan yang dilakukan sudah menunjukan perkembangan yang siginifikan. Walaupun terjadi peningkatan penularan wabah ke daerah lain.

"Ternak sembuh itu sebanyak 2.632 ekor, dan yang mati sebanyak 99 ekor," kata Mentan.

Mentan SYL menambahkan saat ini pihaknya telah menyusun beberapa langkah untuk menangani virus yang sudah menyebar di 15 provinsi tersebut. Harapannya bisa mengurangi dampak dari adanya wabah PMK.

"Agenda temporary meliputi pengadaan vaksin, penetapan penggunaan vaksin darurat pembatasan lalu lintas dan produk hewan," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD