Sejauh ini, sudah ada 1.000 unit kendaraan yang tiba di Indonesia. Seturut itu, Agrinas juga sudah membayar uang muka sebesar 30 persen dari kontrak yang disepakati. Merujuk dokumen yang dibeberkan Agrinas, jumlah DP itu mencapai Rp21,58 triliun.
Jumlah ini hampir mendekati anggaran yang disebutkan di awal oleh Pihak Agrinas terkait total impor kendaraan senilai Rp24,4 triliun. Agrinas pula mengklaim importasi kendaraan menghasilkan efisiensi anggaran sebesar Rp46,5 triliun, jika dibandingkan membeli produk dari produsen yang memiliki pabrik di Indonesia.
(Febrina Ratna Iskana)