AALI
9425
ABBA
288
ABDA
6050
ABMM
2450
ACES
730
ACST
194
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
805
ADMF
8175
ADMG
175
ADRO
3160
AGAR
318
AGII
2200
AGRO
815
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
262
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1185
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
300
ALMI
296
ALTO
191
Market Watch
Last updated : 2022/08/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28804.96
-0.23%
-66.82
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 1,877
USD/IDR 14,685
Emas
840,341 / gram

BRIN Target Peleburan 28 Lembaga Riset Rampung Semester I-2022

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Kamis, 06 Januari 2022 10:42 WIB
Sebanyak 28 lembaga riset Kementerian dan Lembaga akan dilebur ke dalam BRIN, ditargetkan peleburan ini rampung pada semester I-2022.
BRIN Target Peleburan 28 Lembaga Riset Rampung Semester I-2022 (FOTO: MNC Media)
BRIN Target Peleburan 28 Lembaga Riset Rampung Semester I-2022 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 28 lembaga riset Kementerian dan Lembaga akan dilebur ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), ditargetkan peleburan ini rampung pada semester I-2022.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko  memastikan untuk integrasi dan peleburan lembaga riset Lembaga dan Kementerian  ditargetkan akan selesai pada semester I tahun 2022 ini.

Tri Handoko mengatakan saat ini BRIN telah melakukan peleburan terhadap 28 entitas dari  Kementerian  dan Lembaga dari target sebanyak 39 lembaga riset. 

“Untuk Integrasi sudah kami lakukan, dimulai dengan 5 entitas pada 1 September 2021, dilanjutkan dengan 28 entitas dari Kementerian  dan Lembaga untuk bulan ini dituntaskan dari 6 kementerian,” kata Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko saat dihubungi,, Kamis (6/1/2022). 

Tri Handoko memastikan untuk  proses dan teknis peleburannya akan disesuaikan dengan Perpres Nomor 78 Tahun 2021. 

“Untuk 6 lembaga dan kementerian nya masih dalam tahap proses pembicaraan. Intinya dengan  terintegrasinya seluruh entitas riset di Indonesia, kami  memastikan, secara otomatis sumber daya riset menjadi semakin besar,” urainya. 

Sementara itu, Tri Handoko mengatakan BRIN telah mendapatkan Anggaran sebesar 10,5 Triliun untuk dikelola sebagai peleburan dari lembaga atau  kementerian yang telah diintegrasikan.

“Ya mulai 2 Januari kemarin kami telah mengelola sebanyak 10,5 T dan nantinya akan digunakan Tentu untuk riset, dan sebagian besar untuk penguatan infrastruktur riset,” tutup Handoko. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD