AALI
9575
ABBA
244
ABDA
0
ABMM
2340
ACES
785
ACST
169
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
810
ADMF
8050
ADMG
174
ADRO
2930
AGAR
322
AGII
2050
AGRO
695
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1040
AKSI
300
ALDO
840
ALKA
294
ALMI
0
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.42%
-2.25
IHSG
6974.13
-0.32%
-22.33
LQ45
1003.44
-0.42%
-4.19
HSI
22186.19
-1.04%
-232.78
N225
26759.99
-1.07%
-289.48
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,835
Emas
868,327 / gram

Bukan Garuda (GIAA), Apa Maskapai Penerbangan Pertama Milik Indonesia?

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 24 Juni 2022 10:44 WIB
Maskapai penerbangan pertama milik Indonesia ternyata bukanlah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).
Bukan Garuda (GIAA), Apa Maskapai Penerbangan Pertama Milik Indonesia? (Foto: Maskapai Penerbangan Pertama Milik Indonesia)
Bukan Garuda (GIAA), Apa Maskapai Penerbangan Pertama Milik Indonesia? (Foto: Maskapai Penerbangan Pertama Milik Indonesia)

IDXChannel - Maskapai penerbangan pertama milik Indonesia ternyata bukanlah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Sebelum emiten dengan kode saham GIAA lahir, sudah terdapat maskapai penerbangan bernama Indonesian Airways yang beroperasi secara komersil.

Sejarah Pesawat Dakota RI-001 Seulawah

Maskapai pertama milik Indonesia adalah Dakota RI-001 Seulawah. Pesawat ini merupakan pesawat angkut yang merupakan pesawat pertama yang dimiliki oleh Republik Indonesia. Pesawat Dakota dengan nomor sayap RI-001 bernama Seulawah itu dibeli dengan sumbangan dari masyarakat Aceh. 

Pesawat Dakota RI-001 Seulawah merupakan cikal bakal berdirinya maskapai penerbangan komersial pertama, Indonesia Airways. Pesawat ini berjasa sangat baik pada awal perjuangan pembentukan negara Indonesia. Pesawat Dakota DC-3 Seulawah  memiliki panjang badan pesawat 19,66 meter dan lebar sayap 28,96 meter, ditenagai oleh dua mesin Pratt & Whitney seberat 8.030 kg dan mampu terbang dengan kecepatan maksimum 346 km per jam.

Eksistensi Indonesia Airways tidak terlepas dari pembelian pesawat Dakota dengan nomor registrasi RI-001 yang kemudian dikenal dengan RI-001 Seulawah. Mengutip situs resmi TNI AU, pesawat ini dibeli dengan dana Dakota yang dibentuk atas ide KSAU Komodor Udara S Suryadarma.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD