AALI
10425
ABBA
424
ABDA
0
ABMM
1500
ACES
1405
ACST
282
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1185
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1860
AGAR
346
AGII
1515
AGRO
2010
AGRO-R
0
AGRS
204
AHAP
64
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
240
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
635
AKRA
4280
AKSI
430
ALDO
705
ALKA
234
ALMI
234
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/10/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.26
-0.05%
-0.28
IHSG
6633.34
0.11%
+7.22
LQ45
972.21
-0.05%
-0.45
HSI
25330.96
1.48%
+368.37
N225
29068.63
1.81%
+517.70
NYSE
16744.29
1.4%
+231.13
Kurs
HKD/IDR 1,817
USD/IDR 14,150
Emas
812,528 / gram

Capai 78,86 Persen, Impian Naik Kereta Cepat Bisa Terealisasi di 2022

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Rabu, 22 September 2021 17:37 WIB
Progres pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung terus berlangsung sangat cepat, bahkan proyek ini sudah mencapai 78,86 persen.
Capai 78,86 Persen, Impian Naik Kereta Cepat Bisa Terealisasi di 2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Progres pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung terus berlangsung sangat cepat, bahkan proyek ini sudah mencapai 78,86 persen. Dengan begitu, impian untuk bisa naik menumpang moda transportasi ini bisa terealisasi di 2022.

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Mirza Soraya, mengatakan progres tersebut bisa terjadi berkat proses pengerjaan yang dilakukan di 234 titik secara bersamaan.

“Sejauh ini, progres proyek KCJB sudah mencapai 78,86 persen. Kami terus berupaya mempercepat pembangunan. Salah satunya dengan melakukan pengerjaan konstruksi di 234 titik secara bersamaan,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (22/9/2021).

Mirza menuturkan, dengan pencapaian ini, PT KCIC optimis target operasional KCJB dapat beroperasi pada akhir 2022.

Tak hanya itu, dia bilang, hingga kini seluruh kebutuhan rel untuk trase KCJB sebanyak 11.805 batang rel pun sudah tiba dari China.

“Saat ini seluruh batang rel tersebut berada di depo Tegalluar, Cileunyi untuk proses welding atau pengelasan hingga menjadi 500 meter per rel,” jelasnya.

Lanjut dia, sampai sekarang, Depo Tegalluar telah berhasil melakukan welding sebanyak 5.850 batang rel hingga tersambung menjadi 585 batang rel dengan panjang per batang 500 meter.

Kemudian Mirza menambahkan, menjelang akhir 2022 yang merupakan target operasional KCJB, PT KCIC bersama konsorsium kontraktor KCJB, beserta pemanufaktur sarana dan prasarana terkait, dengan didampingi oleh KAI sedang merumuskan check list untuk semua sub-sistem yang dibutuhkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, baik itu terkait EMU, railway system maupun operasional.

“Ada juga workshop pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk bagian operasional dan Maintenance dari setiap subsistem,” tutupnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD