AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Catat! Bersikap Buruk Saat Berwisata Bisa Dikenakan Denda Rp14 Miliar

ECONOMICS
Anisa Suci Maharani
Senin, 20 September 2021 09:43 WIB
Tempat-tempat wisata melakukan perjanjian 'perilaku baik' untuk menghentikan pengunjung yang sikapnya merugikan orang lain.
Ilustrasi turis asing. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Banyak negara mengundang wisatawan dari berbagai belahan dunia untuk meraih devisa. Namun  tak sedikit dari wisatawan itu yang bersikap menyebalkan.

Tempat-tempat wisata yang muak dengan turis kasar memperkenalkan perjanjian 'perilaku baik' untuk menghentikan pengunjung yang sikapnya merugikan orang lain. Berdasarkan laporan The Sun, hal itu mencakup beberapa perilaku yang dianggap buruk cukup sepele, termasuk berbicara terlalu keras, memetik bunga, dan keluar dari jalan.

Islandia adalah salah satu yang memberlakukan perjanjian berperilaku baik tersebut. Sejak itu mereka telah memperkenalkan peraturan 'Keberlanjutan dan Tanggung Jawab' yang harus ditandatangani oleh semua pengunjung.

Ini termasuk aturan yang melarang turis mengendarai kendaraan selain di jalan raya, pelanggaran yang dapat Anda hadapi denda lokal. Berjalan ke area terlarang untuk selfie juga dilarang.

Peraturan pertama kali diluncurkan pada tahun 2017, meskipun negara-negara lain telah mengikutinya. Ikrar Berkelanjutan Finlandia melarang berbicara keras melalui bentuk puisi: "Saya juga akan menghormati kehidupan penduduk setempat, dan akan memerhatikan kamera atau vokal yang keras," demikian bunyi ikrar tersebut.

Sementara sebagian besar perjanjian disertai dengan denda. Anda dapat didenda hingga USD 1 juta atau lebih dari Rp14 miliar.

Hal itu berlaku manakala pelancong memasuki sebuah pulau. "Saat masuk, pengunjung harus menandatangani paspor untuk bertindak dengan cara yang bertanggung jawab secara ekologis dan budaya di pulau itu, demi anak-anak pulau dan generasi pulau di masa depan," sebutnya.

Perjanjian termasuk tidak merusak biota laut setempat, tidak memberi makan ikan dan hiu, tidak mengambil buah atau bunga dari kebun dan tidak membuang sampah sembarangan, tidak merokok di area terlarang.

Pemerintah diizinkan untuk mendenda hingga USD1 juta untuk siapa saja yang mengabaikan peraturan. Di Venesia, langkah-langkah baru termasuk biaya untuk pelancong harian dan batasan pengunjung harian juga sedang diperkenalkan. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD