AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Cek 4 Fakta Terbaru Pendaftaran Kartu Prakerja 

ECONOMICS
Shelma Rachmahyanti/Sindo
Senin, 26 Juli 2021 06:41 WIB
Pemerintah akan membuka kembali pendaftaran program Kartu Prakerja pada semester II-2021. Berikut sejumlah fakta-fakta yang perlu diperhatikan.
Cek 4 Fakta Terbaru Pendaftaran Kartu Prakerja  (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah akan membuka kembali pendaftaran program Kartu Prakerja pada semester II-2021.

Hal ini dilakukan seiring dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Berikut fakta-fakta program Kartu Prakerja yang kembali dibuka seperti dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (25/7/2021).


1. Alokasi Dana Rp10 Triliun untuk 2,8 Juta Peserta

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp10 triliun untuk 2,8 juta peserta program Kartu Prakerja.

"Semester dua dan berkaitan dengan PPKM mikro kita berharap akan bisa tersalurkan Rp10 triliun lagi untuk 2,8 juta peserta," ujar Sri Mulyani dalam konferensi virtual, Jumat (2/7/2021). 

2. Kebijakan Dilaksanakan dalam Kerangka Implementasi Program PEN

Semua kebijakan ini dilaksanakan tetap dalam kerangka implementasi program PEN secara nasional, di mana telah dialokasikan anggaran dalam APBN tahun 2021 sebesar Rp699,43 triliun, untuk bidang kesehatan, perlinsos, program prioritas, dukungan UMKM dan korporasi, serta insentif usaha.

"Pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat perlu bekerja keras bersama-sama agar penanganan Covid-19 dapat berjalan efektif dan pemulihan ekonomi dapat diakselerasi," kata Sri Mulyani.

3. Fleksibilitas dan Efektivitas APBN Sangat Dibutuhkan

Fleksibilitas dan efektivitas APBN sangat dibutuhkan mengingat ketidakpastian kebutuhan penanganan Covid-19 masih sangat tinggi. Saat ini, tentu akselerasi penanganan Covid-19 menjadi prioritas utama sampai dengan kasus harian Covid-19 kembali menurun. Kebijakan PPKM Darurat sifatnya segera dan sementara.

Kasus Covid-19 harus segera diturunkan sehingga momentum pemulihan aktivitas ekonomi yang semula kuat, dapat kembali dilanjutkan. Berbagai program PEN untuk mendukung pembukaan kembali (jump-start) dunia usaha baik UMKM maupun korporasi tetap dilaksanakan dan dipercepat untuk mendukung pemulihan ekonomi.

4. Persiapan Pembukaan Pendaftaran

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja saat ini tengah berkoordinasi dengan Komite Cipta Kerja perihal pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja pada semester II-2021.

Komite Cipta Kerja diketuai oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,

"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Komite Cipta Kerja untuk menentukan jadwal dan mekanismenya. Segera kami sampaikan bila ada keputusan," kata Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Jika sudah dibuka, calon peserta bisa mendaftar kartu prakerja di situs resmi program Kartu Prakerja yakni prakerja.go.id. 

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD