AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Dear Youtuber! Ini Simulasi Self Assesment untuk Pembayaran Pajak

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 26 Februari 2021 13:30 WIB
Dirjen Pajak mengumumkan profesi youtuber dan artis telah menjadi salah satu wajib pajak yang harus dipungut pajak penghasilannya.
Dear Youtuber! Ini Simulasi Self Assesment untuk Pembayaran Pajak. (Foto: MNC Media)
Dear Youtuber! Ini Simulasi Self Assesment untuk Pembayaran Pajak. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) mengumumkan profesi youtuber dan artis telah menjadi salah satu wajib pajak yang harus dipungut pajak penghasilannya.

Hal ini dilakukan setelah tingkat ketaatan wajib pajak dalam melaporkan kewajiban mereka masih tergolong rendah di kalangan penggiat media sosial tersebut.
 
Oleh karena itu , pihak DJP akan mulai gencar melakukan sosialisasi kepada para selebriti dan juga youtuber untuk meningkatkan kepatuhannya dengan menggunakan sistem perpajakan Self Assesment guna menghitung dan membayar pajak terutang agar dapat segera dilaporkan ke dalam SPT tahunan.

Selain itu, metode penghitungan PPh ini sendiri dapat dilakukan sesuai dengan mekanisme norma penghitungan penghasilan neto. Di mana penghitungan pajak keduanya, dilakukan sebanyak 50% dari total peredaran bruto mereka dalam satu tahun terakhir.

Adapun sebagai contoh, ialah jika seorang youtuber memiliki penghasilan selama setahun mencapai Rp4,8 miliar maka total pajak yang dihitung sebanyak 50% yakni senilai Rp2,4 miliar. Dari angka tersebut akan dikenakan tarif progresif yang perhitungannya disesuaikan dengan pendapatan.

Dari jumlah tersebut akan diterapkan tarif sebesar 5%, 10%, 15% dan 20%. Dengan demikian, total pembayaran pajak youtuber yang mempunyai penghasilan Rp4,8 miliar dalam setahun yaitu sebesar Rp678,8 juta. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD