AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Dipacu Industri Teknologi, Ekspor Korsel Melesat 34,9 Persen di Agustus 2021

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 01 September 2021 12:30 WIB
Korea Selatan mencatatkan kenaikan angka ekspor terhadap produk-produk buatannya sampai dengan 34,9 persen.
Dipacu Industri Teknologi, Ekspor Korsel Melesat 34,9 Persen di Agustus 2021.  (Foto: MNC Media)
Dipacu Industri Teknologi, Ekspor Korsel Melesat 34,9 Persen di Agustus 2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Korea Selatan mencatatkan kenaikan angka ekspor terhadap produk-produk buatannya sampai dengan 34,9 persen. Peningkatan ini didorong oleh kuatnya permintaan chip memory untuk industri teknologi, petrokimia (olahan minyak mentah), dan aneka bahan-bahan baku lainnya.

Kementerian Perdagangan Korea Selatan mencatat tidak ada hambatan yang signifikan dalam industri ekspor, melainkan hanya tingkat penyebaran varian delta Covid-19 di negara itu.

"Meskipun ada kekhawatiran mengganggu produksi, penyebaran varian Delta baru-baru ini ... dampaknya terhadap ekspor terlihat terbatas sejauh ini," kata Kemendag Korsel dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters, Rabu (1/9/2021).

Data menunjukkan ekspor Korsel melesat 34,9% pada Agustus 2021, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.  Angka ini meningkat dari bulan sebelumnya yang mencapai 29,6%.

Data tersebut merinci ekspor semikonduktor, petrokimia, dan mobil berturut-turut melonjak 43%, 81,5%, dan 16,9%. Sedangkan perangkat wireless, produk kesehatan, dan baterai masing-masing meningkat 62,2%, 17,1%, dan 10,9%.

Berdasarkan tujuan, keseluruhan ekspor Korsel berada di wilayah China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa yang mengalami kenaikan masing-masing 26,8%, 38,1%, dan 41,6%.

"Meskipun penyebaran varian Delta di tingkat global dan tertundanya pengiriman masih menjadi risiko, bagaimanapun, Kementerian akan melakukan upaya besar-besaran untuk mempertahankan momentum ekspor di paruh kedua tahun ini." tegasnya.

Sementara itu data Impor Korea Selatan ikut tumbuh 44,0% dari tahun sebelumnya, dan membawa neraca perdagangan surplus US$1,67 miliar.

Negeri Ginseng mencatat rekor jumlah kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir di tengah pembatasan ketat yang diberlakukan hingga akhir liburan musim panas. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD