AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28804.96
-0.23%
-66.82
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
0
0
Emas
0 / gram

Dorong Pemulihan, Sandiaga Akan Jadikan Bali Sebagai Venue Utama

ECONOMICS
Yulistyo Pratomo
Jum'at, 17 Desember 2021 17:39 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Bali pada Jumat (17/12/2021).
Dorong Pemulihan, Sandiaga Akan Jadikan Bali Sebagai Venue Utama. (Foto: MNC Media)
Dorong Pemulihan, Sandiaga Akan Jadikan Bali Sebagai Venue Utama. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Bali pada Jumat (17/12/2021). Salah satunya untuk merumuskan upaya pemilihan Bali sebagai kawasan wisata internasional.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya menggelar diskusi dengan Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Diskusi dipaparkannya terkait dengan evaluasi situasi dan kondisi sektor parekraf di Bali.

Selain itu, mengenai visa, penerbangan langsung, karantina serta pemilihan negara asal wisatawan mancanegara, mengingat Bali diusulkan menjadi pelabuhan bandara penerima dari karantina dan perjalanan luar negeri.

"Ini semua akan kami bawa kepada rapat terbatas di tingkat lintas kementerian dan lembaga untuk dilaporkan kepada Bapak Presiden," ungkap Sandiaga Uno.

"Selanjutnya akan dibahas khusus dalam rapat koordinasi yang akan digelar setelah Nataru, awal tahun 2022," tambahnya.

Kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu lanjutnya, sangat dibutuhkan.

Sebab, berdasarkan data yang dimiliki Kemenparekraf, minat wisatawan mancanegara, khususnya asal Eropa dan Australia untuk datang ke Bali sangat tinggi.

"Nah bagaimana kita mengkonversi minat ini menjadi kunjungan yang sesuai dengan keinginan kita dalam membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, khususnya untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja," ungkap Sandiaga Uno.

Bersamaan dengan hal tersebut, dirinya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali juga akan menggelar sejumlah event tambahan guna mendukung ajang G20 serta sejumlah event berkelas dunia lainnya, seperti The World Conference on Creative Economy (WCCE), World Tourism Day dan Asian Venture Philanthropy Network (AVPN).

"Dari 150 pertemuan yang akan diselenggarakan, Bali menjadi venue utama dan kita akan menambah side event-side event untuk menggerakan ekonomi masyarakat," jelasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD