"Fokus utama kami adalah industri makanan dan minuman (F&B). Mengingat sekitar 80 persen basis komunitas kami bergerak di bidang tersebut, komitmen kami adalah meningkatkan kualitas hidup serta profitabilitas mereka secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif, pendampingan legalitas, dan standarisasi finansial agar siap memenuhi kriteria lembaga pembiayaan," ungkap Andy.
Andy mengatakan pengembangan bisnis UMKMall dalam tiga tahun ke depan akan dilakukan bertahap. "Dalam jangka panjang, perusahaan ingin memperkuat hubungan antara UMKM dan lembaga keuangan untuk membuka peluang akses pembiayaan," lanjutnya.
Bagi pelaku usaha, pemanfaatan AI dapat diarahkan untuk pekerjaan yang bersifat operasional dan repetitif, seperti membuat materi pemasaran, mengembangkan ide produk, menganalisis biaya, menghitung margin hingga membantu menyusun strategi penjualan.
(Shifa Nurhaliza Putri)