AALI
12150
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3040
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
5800
ADHI
695
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3120
AGAR
330
AGII
1985
AGRO
915
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
935
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
294
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.02
-0.41%
-2.25
IHSG
6881.13
-0.48%
-33.01
LQ45
1012.31
-0.36%
-3.62
HSI
20079.32
-0.16%
-32.78
N225
26713.08
-0.13%
-35.06
NYSE
15290.38
1.69%
+254.51
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Dorong Wirausaha, Bahlil: Kalau Mau Kaya Jangan Jadi Karyawan

ECONOMICS
Athika Rahma
Rabu, 26 Januari 2022 06:33 WIB
Menteri Investasi Bahlil menyoroti fenomena banyaknya anak muda Indonesia yang ingin menjadi karyawan ketimbang pengusaha.
Dorong Wirausaha, Bahlil: Kalau Mau Kaya Jangan Jadi Karyawan (Dok.MNC media)
Dorong Wirausaha, Bahlil: Kalau Mau Kaya Jangan Jadi Karyawan (Dok.MNC media)

IDXChannel-Menteri Investasi/Kepala BPKM Bahlil Lahadalia mengungkit fenomena banyaknya anak muda Indonesia yang ingin menjadi karyawan ketimbang pengusaha. Padahal, cita-cita mereka menjadi kaya raya.

Menurutnya, karyawan atau pegawai baik di pemerintahan maupun perusahaan negara atau swasta statusnya tetap saja karyawan. Gajinya tentu berbeda jauh dengan pengusaha.

"Saya tidak ngerti ada yang bilang jadi ASN itu bakal jadi kaya. Namanya karyawan, nggak mungkin jadi orang kaya, kecuali Allah berkehendak lain," ungkapnya dalam Indonesia Economic Outlook 2022 HIPMI, Selasa (25/1/2022).

Bahlil mencontohkan, dirinya yang menjabat sebagai menteri saja gajinya tidak lebih dari Rp 20 juta. Padahal, tugas dan tanggung jawabnya sangat berat. Berbeda ketika dirinya menjadi komisaris di suatu perusahaan yang gajinya minimal menyentuh angkaRp 200 juta.

"Gaji menteri saja nggak lebih dari Rp 20 juta, gayanya saja mantap, tapi tiap hadir paling depan. Tapi jangan berpikir pejabat itu duitnya banyak, kewenangan iya, tapi untuk kesejahteraan rakyat," kata Bahlil.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD