Selain shutdown, pelebaran defisit perdagangan pada Desember dipicu turunnya ekspor emas turut membebani kinerja ekonomi.
Impor meningkat pada bulan tersebut, didorong pembelian peralatan digital dari luar negeri, meski tarif luas yang diberlakukan pemerintahan Presiden Donald Trump masih berlaku. Namun secara keseluruhan kuartal IV, impor yang menjadi pengurang dalam perhitungan PDB sebenarnya menurun.
Dari sisi domestik, sektor kesehatan membantu menopang konsumsi rumah tangga dan pasar tenaga kerja. Perekrutan di sektor ini menjadi penopang utama pertumbuhan lapangan kerja pada Januari. Meski demikian, belanja konsumen riil secara tahunan melambat menjadi 2,2 persen dari 3,4 persen pada periode sebelumnya.
Analis Morgan Stanley menilai, laporan PDB kuartal IV menegaskan perlambatan bertahap permintaan domestik. Pada beberapa periode tahun lalu, perlambatan tersebut sempat tertutupi oleh fluktuasi besar pada persediaan dan impor.
Di sisi lain, lonjakan belanja riset dan pengembangan (R&D) menjadi jangkar pertumbuhan, mencerminkan derasnya investasi pada infrastruktur AI seperti pusat data.