IDXChannel - Produk domestik bruto (PDB) Israel menyusut sebesar 3,3 persen secara kuartalan yang disetahunkan pada kuartal I-2026.
Dilansir dari Xinhua pada Senin (18/5/2026), angkanya berbalik dari pertumbuhan sebesar 2,9 persen pada kuartal IV-2025.
Aktivitas bisnis mengalami kontraksi sebesar 3,1 persen pada kuartal pertama, membalikkan ekspansi sebesar 5,4 persen di triwulan sebelumnya.
Konsumsi swasta turun 4,7 persen pada awal tahun setelah turun 4,6 persen di akhir 2025.
Biro Statistik Israel menghubungkan kontraksi tersebut dengan dampak perang di Iran, yang berlangsung dari 28 Februari hingga gencatan senjata pada 8 April.
Para analis mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan PDB sangat dipengaruhi oleh pengerahan pasukan cadangan militer yang ekstensif, serta fakta bahwa sebagian besar warga Israel mengurangi aktivitas di luar rumah selama perang.
Meskipun terdapat gencatan senjata, perang di antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) dapat kembali menjadi konflik terbuka karena negosiasi damai mengalami kebuntuan. (Wahyu Dwi Anggoro)