AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Elon Musk Emosi Mobil Tesla Ciptaannya Dituduh China Alat Mata-mata

ECONOMICS
Djairan/iNews
Minggu, 21 Maret 2021 11:55 WIB
Pemerintah China membatasi penggunaan mobil listrik Tesla terhadap pegawai negeri dan personel militernya.
Elon Musk Emosi Mobil Tesla Ciptaanya Dituduh China Alat Mata-mata. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah China membatasi penggunaan mobil listrik Tesla terhadap pegawai negeri dan personel militernya. Pembatasan ini bukan tanpa sebab, Negeri Tirai Bambu melakukannya karena curiga mobil ciptaan Elon Musk terdapat alat untuk memata-matai peggunanya.

Mendapat penegasan itu, CEO Tesla Inc, Elon Musk murka. Dia menepis mobil buatannya digunakan untuk mata-mata negara lain. Dia menegaskan segala informasi yang direkam mobil Telsa bersifat rahasia dari pihak mana pun.

"Jika Tesla digunakan untuk mata-mata di China atau dimana pun, kami akan menutupnya (Tesla)," kata Musk dalam China Development Forum dikutip dari CNBC, Minggu (21/3/2021).

Forum tersebut dihadiri oleh pelaku bisnis China papan atas dan diselenggarakan oleh yayasan yang terafiliasi dengan Dewan Negara China. Di China, mobil Tesla dilarang masuk kompleks militer dengan alasan keamanan nasional. Pasalnya, ada kamera yang di kendaraan yang dikhawatirkan merekam seluruh fasilitas yang ada.

China khawatir data-data tersebut bisa diakses Amerika. Sensor kamera yang ada di mobil Tesla dilaporkan dapat merekam gambar di sekitar lokasi.

Selain itu, mobil tersebut mengambil data-data seperti kapan dan dimana mobil digunakan serta informasi pribadi seperti daftar kontak apabila ponsel pengguna terhubung dengan mobil.

Pembatasan mobil Tesla di China menjadi salah satu topik dalam pertemuan antara pejabat China dan diplomat AS di Alaska beberapa waktu lalu. Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya sejak Joe Biden menjadi Presiden AS pada Januari 2021.

Musk menilai, kecurigaan itu merupakan dampak hubungan Washington dan Beijing yang memanas dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, dia menyerukan kepada AS dan China untuk meningkatkan rasa saling percaya. China merupakan pasar yang penting bagi Tesla.

Mobil Model 3 dan Model Y kini menguasai 13 persen pangsa pasar mobil listrik di China. Di China, Tesla berkompetisi dengan Xpeng, produsen mobil listrik lokal. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD