AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

ExxonMobil Cepu Produksi 540 Juta Barel Minyak, RI Untung Rp310 T

ECONOMICS
Athika Rahma
Rabu, 25 Mei 2022 16:39 WIB
Total produksi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) kini mencapai 540 juta barel per hari dan memberi pemasukan ke kas negara lebih dari Rp310 triliun.
ExxonMobil Cepu Produksi 540 Juta Barel Minyak per Hari, RI Untung Rp310 T (Dok.MNC)
ExxonMobil Cepu Produksi 540 Juta Barel Minyak per Hari, RI Untung Rp310 T (Dok.MNC)

IDXChannel - SKK Migas menyebutkan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) berhasil melakukan produksi siap jual (lifting) ke-800 dari Wilayah Kerja (WK) Cepu pada Selasa (24/5).

Melalui lifting ke-800 ini, secara total produksi minyak EMCL mencapai 540 juta barel

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, dari total produksi tersebut, operasi WK Cepu telah berkontribusi terhadap pendapatan Indonesia setara 5,5 kali lipat investasi awal. 

“Jika dihitung sejak WK Cepu berproduksi, dengan total investasi sekitar Rp57 triliun (atau USD 4 miliar), WK Cepu telah menghasilkan 540 juta barel minyak dan memberikan lebih dari Rp 310 triliun (atau USD 21,6 miliar) bagi pendapatan negara berupa bagi hasil pemerintah dan pembayaran pajak,” ungkap Dwi, dikutip Rabu (25/5/2022). 

Adapun, di lifting ke-800 ini, ECML mengangkut 630 ribu barel minyak kargo yang akan dikirim melalui Floating Storage and Offloading (FSO) Gagak Rimang ke kapal Pertamina. 

Kargo khusus ini akan dibawa ke STS Tuban dan dikirim ke Kilang Pertamina untuk mendukung kebutuhan energi Indonesia. Minyak dalam lifting tersebut diproduksi dari WK Cepu di Bojonegoro dan diproses di Fasilitas Pemrosesan Pusat Banyu Urip. Minyak kemudian dialirkan melalui pipa sepanjang 95 km ke Kecamatan Palang di Kabupaten Tuban, lalu ke FSO Gagak Rimang di lepas pantai Tuban, Jawa Timur. 

“Kami menyampaikan apresiasi dan selamat atas keberhasilan EMCL atas kontribusinya terhadap kesuksesan operasi WK Cepu yang aman, andal dan efisien, serta membantu menjaga ketahanan energi Indonesia dengan memberi kontribusi sekitar 30% produksi minyak nasional,” kata Dwi. 

Kedepan, Dwi menyebutkan, dengan perkiraan potensi cadangan minyak Banyu Urip yang telah berlipat ganda dan dilakukannya Program Pemboran Banyu Urip Infill Clastic, Indonesia akan menerima tambahan pendapatan sekitar 12 kali lipat dari jumlah investasinya selama siklus proyek WK Cepu. 

SKK Migas mendukung sepenuhnya target menuju produksi 1 miliar barel yang dicanangkan oleh EMCL yang terefleksi pada tema kegiatan hari ini. Ambisi yang dicanangkan oleh EMCL sejalan dengan upaya peningkatan produksi migas nasional untuk mendukung ketahanan energi. 

“Saat ini WK Cepu menjadi penghasil minyak terbesar di Indonesia dan akan tetap menjadi penopang hulu migas untuk mencapai target nasional sebesar 1 juta BOPD (barel minyak per hari) dan 12 BSCFD (milyar standar kaki kubik per hari) gas, atau setara 3,2 juta barel setara minyak per hari pada 2030,” ungkap Dwi. 

Sementara President ExxonMobil Indonesia Irtiza Sayyed mengatakan, EMCL dengan kerjasama yang baik bersama Pemerintah Indonesia bangga telah mampu menghasilkan produksi kumulatif minyak Blok Cepu lebih dari 540 juta barel pada pertengahan Mei 2022 dengan kegiatan operasi produksi yang aman, andal, dan efisien. 

“Dapat kami sampaikan juga bahwa lifting ke-800 ini adalah sebuah bukti keselamatan kelas dunia dari operasi WK Cepu dengan tanpa catatan kecelakaan kerja tahun ini,” ujar Irtiza. 

Sejak 2015, Irtiza melanjutkan, dalam upaya WK Cepu untuk mencapai produksi lebih dari 540 juta barel minyak, lebih dari 460 perusahaan lokal dan nasional telah ikut berpartisipasi mendukung upaya-upaya tersebut.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD