AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Harga Cabai hingga Telur Naik, Inflasi di Juni Diprediksi Tembus 0,44 Persen

ECONOMICS
Anggie Ariesta
Kamis, 30 Juni 2022 17:39 WIB
Naiknya harga sejumlah bahan pangan mulai dari cabai, bawang hingga telur bakal mendorong inflasi di Juni lebih tinggi mencapai 0,44 persen.
Harga Cabai hingga Telur Naik, Inflasi di Juni Diprediksi Tembus 0,44 Persen (FOTO: MNC Media)
Harga Cabai hingga Telur Naik, Inflasi di Juni Diprediksi Tembus 0,44 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Naiknya harga sejumlah bahan pangan mulai dari cabai, bawang hingga telur bakal mendorong inflasi di Juni lebih tinggi mencapai 0,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kondisi ini juga akan mendorong inflasi secara tahunan (year on year/yoy) juga diperkirakan melonjak.

Adapun inflasi umum tahunan pada bulan Juni 2022 diprediksi sudah melampaui batas atas kisaran sasaran inflasi Bank Indonesia (BI) yang sebesar 4 persen yoy.

Kepala Ekonom Danareksa Research Institute (DRI), Rima Prama Artha memperkirakan inflasi pada bulan Juni 2022 sebesar 0,36 persen mom, atau secara tahunan 4,09 persen yoy.

"Peningkatan ini didorong oleh peningkatan harga pangan, terutama cabai, bawang, dan telur," ungkap Rima, dikutip Kamis (30/6/2022).

Peningkatan harga pangan ini kemudian membawa inflasi harga bergejolak untuk bergerak di kisaran 2,44 persen mom dan secara tahunan mencapai hampir 10 persen yoy atau di level 9,99 persen yoy.

Sedangkan untuk komponen inti, Rima memperkirakan akan mencetak deflasi 0,03 persen mom, meski secara tahunan naik 2,40 persen yoy. Sedangkan harga diatur pemerintah diramal mengalami deflasi 0,36 persen mom meski secara tahunan naik 4,67 persen yoy.

Selain itu, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan, tingkat inflasi pada bulan Juni 2022 sebesar 0,52 persen mom atau secara tahunan di angkat 4,26 persen yoy.

Selain peningkatan harga pangan, David mengatakan peningkatan inflasi pada bulan laporan juga dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang kemudian menyundut imported inflation. Namun begitu, David meyakini pengaruhnya masih sedikit.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data inflasi Juni pada Jumat (1/7/2022). Sepanjang periode Juni 2017-Mei 2022, Indonesia juga tidak pernah mencatatkan inflasi tahunan di atas 4 persen. Pada Mei 2022, inflasi tahunan hanya tercatat 3,55 persen.

Menurut BI, komoditas penyumbang inflasi masih didominasi bahan makanan dan bumbu-bumbuan seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, telur ayam ras, tomat, kangkung, dan bayam. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD