AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
730
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8150
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
755
AGRO-R
0
AGRS
114
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1150
AKSI
272
ALDO
750
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
545.92
0.82%
+4.43
IHSG
7174.44
0.57%
+40.99
LQ45
1024.26
0.78%
+7.90
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,765
Emas
837,319 / gram

Harga Kedelai Meroket, Perajin Tahu Tempe di Salatiga Terancam Gulung Tikar

ECONOMICS
Angga Rosa/Kontributor
Sabtu, 05 Februari 2022 10:36 WIB
Seperti diketahui, harga kedelai naik menjadi Rp9.800 per kilogram. Para perajin tahu tempe di Kota Salatiga pun terancam gulung tikar.
Harga Kedelai Meroket, Perajin Tahu Tempe di Salatiga Terancam Gulung Tikar (FOTO:MNC Media)
Harga Kedelai Meroket, Perajin Tahu Tempe di Salatiga Terancam Gulung Tikar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Seperti diketahui, harga kedelai naik menjadi Rp9.800 per kilogram. Para perajin tahu tempe di Kota Salatiga pun terancam gulung tikar

Agar tetap bertahan, mereka hanya memproduksi secara terbatas. Salah seorang perajin tahu tempe di Bugel, Sidorejo, Salatiga Siswanto mengatakan, terjadi sejak beberapa pekan lalu. 

Kenaikan harga bahan baku tersebut sangat berat produsen tahu tempe karena mereka tidak bisa serta merta menaikkan harga jual. "Kalau harga kedelai tinggi terus, produses tahu tempe bisa bangkrut," katanya, Sabtu (5/2/2022). 

Menurutnya, dengan harga kedelai yang tinggi, produsen harus memutar otak agar bisa tetap berproduksi dab melayani konsumen. Langkah yang bisa dilakukan saat ini, hanya mengurangi produksi tahunya.   

Biasanya dia bisa menghabiskan sekitar 6 kuintal kedelai per hari. Namun kini hanya 2 hingga 3 kuintal per hari. "Kalau mau berhenti produksi kasihan para pekerjanya. Makanya sebisa mungkin tetap produksi meski sedikit, agar semua tetap bisa bekerja,” ujarnya. 

Dia berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi kenaikan harga kedelai ini, agar para perajin tahu tempe tetap bisa eksis. "Saya berharap harga kedelai stabil seperti semula, agar kami bisa memproduksi lagi,” pungkasnya.   

Perajin tahu tempe lainnya, Sukarman berharap pemerintah segera turun tangan untuk membantu perajin tahu dan tempe. Karena bila harga tetap tinggi, dia yakin banyak yang bangkrut. "Kalau pemerintah tidak memberi subsidi pasti usaha tahu dan tempe banyak yang tutup," ujarnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD