Di Pulau Taliabu misalnya, harga telur ayam ras tercatat mencapai Rp42.000 per kilogram atau sekitar 40 persen di atas harga acuan. Sementara di Buton Utara harga telur ayam ras mencapai Rp37.293 per kilogram atau sekitar 24,31 persen di atas HAP.
Lonjakan harga yang lebih tinggi bahkan terjadi di wilayah Papua. Menurut Amalia, harga tertinggi tercatat di Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah yang menembus Rp100.000 per kilogram.
"Bahkan yang di Papua, harga telurnya 90 persen di atas HAP dan masih mengalami inflasi 12 persen," lanjutnya.
Amalia menegaskan, kondisi ini perlu mendapat perhatian serius pemerintah, terutama dalam menghadapi meningkatnya permintaan pangan menjelang Lebaran. Pasalnya lonjakan harga sudah terjadi di banyak wilayah dan telah menembus jauh di atas harga acuan.
"Dalam rangka menghadapi Ramadhan dan Lebaran, mungkin perlu mendapat perhatian, terutama untuk harga telur ayam ras," ujarnya.
(DESI ANGRIANI)