AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Ibu Kota Pindah, Emil Salim Sebut Akan Ada Tukar Guling Aset Negara

ECONOMICS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Jum'at, 16 April 2021 20:01 WIB
Pemindahan Ibu Kota dinilai akan mengubah karakteristik DKI Jakarta sebagai kota sejarah.
Ibu Kota Pindah, Emil Salim Sebut Akan Ada Tukar Guling Aset Negara. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemindahan Ibu Kota dinilai akan mengubah karakteristik DKI Jakarta sebagai kota sejarah. Perubahan tersebut disebabkan 'tukar guling' sejumlah aset negara berupa bangunan fisik antara otoritas dengan pihak swasta.

Guru Besar Emeritus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), Emil Salim, mencatat, bangunan fisik yang dimalsud adalah sejumlah gedung perkantoran kementerian dan lembaga (K/L). Di mana, secara sistemnya, K/L akan dipindahkan ke Ibu Kota Negara (IKN) baru. 

Dalam draf Rancangan Undang-undang (RUU) Pemindahan IKN dijelaskan, lembaga negara yang diharuskan bertugas terlebuh dahulu di IKN adalah kantor Presiden dan Wakil Presiden, MPR/DPR, DPD, Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Judisial, Markas Besar TNI, Markas besar Polri, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), dan Kejaksaan Agung. 

"Ini usaha besar ini, pada peresmian provinsi Ibu Kota Negara, lembaga-lembaga ini sudah diharuskan sudah bertugas. Itu disebutkan," ujar Emil dalam konferensi pers, Jumat (16/4/2021).

Meski begitu, pemindahan sistem pelayanan pemerintahan pusat ke IKN diyakini dibarengi oleh proses 'tukar guling' atau pertukaran lahan dan bangunan antara swasta dan pemeritah pusat. Jika langkah itu dilakukan, maka potensi komersialisasi aset negara itu tidak dapat dihindari. 

Emil mengkhawatirkan, ada sejumlah gedung K/L yang merupakan gedung peninggalan sejarah. Misalnya gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Selain itu sejumlah aset fisik di komplek jalan medan merdeka, Jakarta Pusat. 

"Departemen Keuangan adalah satu monumen historis yang besar juga akan ditukar gulingkan, kemudian, beberapa komplek di Jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan, kantor-kantor itu jika pindah, harus juga tukar guling, bayangkan swasta akan menguasai gedung itu, maka apa yang berubah, karakter dari ibu kota Jakarta," tutur dia. 

Pemerintah memang menargetkan pembangunan Ibu Kota Negara baru akan rampung pada 2024. Meski begutu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mengupayakan sejumlah skema pembangunan infrastruktur, termasuk kawasan perkantoran IKN. 

Saat ini, Jokowi mengundang ahli perencanaan, arsitektur, perencanaan, hingga lingkungan hidup, untuk ikut serta dalam Badan Otorita Ibu Kota. Tujuannya agar para ahli bisa memberi masukkan terhadap pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur itu. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD