“Model distribusinya dibangun secara berjenjang. Stok Poin Warung Pangan sebagai jaringan Tier 1 berperan sebagai titik layanan dan distribusi, sedangkan Mitra Warung Pangan sebagai Tier 2 mendekatkan produk kepada konsumen,” jelasnya.
Adapun platform ini menyediakan 12 jenis produk pangan pokok, termasuk minyak goreng premium, beras premium, serta gula. Pelaksanaannya dikawal langsung oleh dua anak perusahaan ID FOOD, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dan PT Rajawali Nusindo.
Lebih lanjut, Ghimoyo menegaskan soal seluruh transaksi dalam ekosistem ini akan menghasilkan data riil yang menjadi aset strategis perusahaan. Data tersebut nantinya digunakan untuk memetakan pola permintaan, menentukan skala prioritas produk, serta mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan intervensi pasokan.
“Data transaksi dan pergerakan produk akan digunakan untuk membaca pola permintaan, menentukan produk prioritas, dan mengidentifikasi wilayah yang memerlukan penguatan pasokan," tutur Ghimoyo.
(Febrina Ratna Iskana)