IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti geopolitik global yang turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Jakarta. Hal itu disampaikan Pramono ketika memberikan amanat sebagai inspektur upacara peringatan HUT ke-499 Jakarta di Monumen Nasional (Monas), Senin (22/6/2026).
"Bapak, Ibu, dan hadirin yang sungguh saya hormati, saat ini kita menjalani situasi yang tidak mudah. Eskalasi geopolitik telah mempengaruhi dinamika pertumbuhan ekonomi global. Kondisi ini juga memberi dampak bagi Jakarta selaku jangkar stabilitas dan motor pertumbuhan nasional," ucap Pramono.
Meski begitu, Pramono menegaskan bahwa inflasi Jakarta tetap terkendali sepanjang 2025. Realisasi investasi di Jakarta pada 2026 juga tembus Rp270 triliun pada triwulan I-2026.
"Namun demikian, inflasi Jakarta tetap terkendali 2,45 persen sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp270 triliun pada triwulan pertama tahun 2026 ini, perekonomian Jakarta tumbuh 5,59 persen dengan kontribusi 16,67 persen kepada perekonomian nasional," kata dia.
Meski adanya kebijakan efisiensi, Pramono menegaskan bahwa pihaknya tidak memangkas atau tetap mengutamakan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Seperti contoh di sektor pendidikan dan kesehatan.