sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia Surplus Pupuk 1,5 Juta Ton, Siap Ekspor ke India

Economics editor Tangguh Yudha
16/04/2026 17:51 WIB
Pemerintah membuka peluang ekspor pupuk urea ke India. Hal ini disampaikan Wamentan, Sudaryono, menyusul adanya surplus produksi pupuk 1,5 juta ton.
Indonesia Surplus Pupuk 1,5 Juta Ton, Siap Ekspor ke India. (Foto: iNewd Media Group)
Indonesia Surplus Pupuk 1,5 Juta Ton, Siap Ekspor ke India. (Foto: iNewd Media Group)

“Inikan membuktikan bahwa kita punya ketahanan pupuk di tengah situasi perang ini, ketahanan pupuk kita kuat. Saya ingin menyampaikan kepada seluruh petani di Indonesia bahwa pupuk kita cukup dan tidak terpengaruh oleh kondisi perang, bahkan berlebih,” kata Sudaryono.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyambut positif peluang kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan India untuk mengimpor pupuk dari Indonesia melalui skema antar pemerintah.

“Ada permintaan dari India untuk mengimpor pupuk dari Indonesia. Bapak Wamentan telah menyampaikan dengan sangat jelas bahwa ekspor hanya akan dilakukan setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Jika terdapat surplus, maka kami akan sangat senang untuk membelinya dari Indonesia melalui skema kerja sama antar pemerintah (G2G),” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), Rahmad Pribadi, menegaskan bahwa kebijakan ekspor akan dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan siklus tanam nasional.

“Kita ekspor ketika kebutuhan dalam negeri mencukupi. Kalau hitungan total nasional kan ada ekses tapi kita tahu ada musim tanam dan musim di luar tanam. Kita tidak mungkin ekspor saat musim tanam,” kata Rahmad.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement