AALI
10000
ABBA
212
ABDA
0
ABMM
825
ACES
1425
ACST
254
ACST-R
0
ADES
1640
ADHI
1050
ADMF
8000
ADMG
162
ADRO
1185
AGAR
414
AGII
1035
AGRO
880
AGRO-R
0
AGRS
545
AHAP
68
AIMS
510
AIMS-W
0
AISA
256
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
560
AKRA
3130
AKSI
755
ALDO
815
ALKA
240
ALMI
236
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/05/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.85
-1.35%
-6.35
IHSG
5833.86
-1.76%
-104.49
LQ45
869.49
-1.52%
-13.44
HSI
28194.09
0.59%
+166.49
N225
27824.83
-0.92%
-259.64
NYSE
16415.36
1.45%
+233.76
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,280
Emas
850,841 / gram

Industri Kosmetik Berkembang Pesat di Tengah Pandemi Covid-19

ECONOMICS
Agung Bakti/Sindonews
Senin, 12 April 2021 12:52 WIB
Industri kosmetik tetap menunjukkan eksistensinya di tengah pandemi Covid-19.
Industri Kosmetik Berkembang Pesat di Tengah Pandemi Covid-19 (

IDXChannel - Industri kosmetik tetap menunjukkan eksistensinya di tengah pandemi Covid-19. Bahkan, pertumbuhan industri kosmetik terus menunjukkan tren yang terus meningkat. 

Praktisi kosmetik yang juga owner Skin Solution Group, Rizki Ananda Musa mengungkapkan, tingginya pengguna kosmetik di Tanah Air membuat industri kosmetik tetap tumbuh pesat dan berkembang di tengah pandemi COVID-19. 

Menurutnya, dari total penduduk Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 250 juta jiwa, sekitar 60 persennya menggunakan beragam produk kosmetik. Pandemi, tak lantas mengurangi penggunaan kosmetik di Tanah Air. 

"Hal ini ditandai dengan banyaknya calon customer makloon kosmetik yang hadir ke kantor kami, sehari bisa lima customer yang datang," ungkap Rizki seusai Virtual Grand Launching Brunch Beauty Time di Pullman Hotel, Kota Bandung, akhir pekan kemarin. 

Dia msnyatakan, bahwa perusahaannya merupakan perusahaan jasa makloon kosmetik besar dan terbaik di Jawa Barat serta telah berdiri sejak 2010 silam. 

Tingginya penggunaan kosmetik di Tanah Air, lanjut Rizki, membuat pihaknya berani menghadirkan pabrik barunya. Dengan hadirnya pabrik kedua, kapasitas produksi pun ditingkatkan hingga mencapai 3 ton per hari atau 1 juta pcs produk per bulannya. 

"Sampai saat ini, kita memegang 150 brand yang tersebar di seluruh Indonesia. Tidak hanya menyediakan produk, kami juga memberikan kemudahan pengurusan sertifikat, seperti sertifikat halal karena produk yang kami hasilkan telah terverifikasi halal dari MUI serta aman karena mengandung herbal," paparnya. 

Disinggung bahan baku yang digunakan, Rizki mengakui bahwa pihaknya masih menggunakan bahan baku impor mengingat masih sulitnya memperoleh bahan baku herbal di Indonesia. Meski impor, Rizki memastikan bahan baku yang digunakan halal dan aman. 

"Untuk target, Skin Solution merencanakan menjadi perusahaan makloon kosmetik terbesar di Indonesia dengan customer makloon bisa banyak, termasuk dari luar negeri," katanya. 

Sementara itu, istri Gubernur Jabar yang juga Ketua Jabar Bergerak, Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan bahwa industri kecantikan memberikan pengaruh besar bagi konsumen. Oleh karena itu, Atalia berpesan, agar produsen memberikan produk yang aman bagi para costumer-nya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD