Market Watch
Last updated : 16:15 WIB 31/05/2023

Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes

Major Indexes
  • IHSG
  • 6,633.26
  • -3.16
  • -0.05%
  • LQ45
  • 949.67
  • +6.57
  • +0.7%
  • IDX30
  • 494.61
  • +4.07
  • +0.83%
  • JII
  • 530.52
  • -7.10
  • -1.32%
  • HSI
  • 18,949.94
  • +733.03
  • +4.02%
  • NYSE
  • 15,031.08
  • +143.94
  • +0.97%
  • STI
  • 3,166.30
  • +7.50
  • +0.24%
Currencies
  • USD-IDR
  • 14,990
  • 0.00%
  • 0
  • HKD-IDR
  • 7
  • 0.00%
  • 0
Commodities
  • Emas
  • 943,493
  • -0.08%
  • -786
  • Minyak
  • 1,028,614
  • -1.21%
  • -12,592

Inflasi di Eropa Mereda, Bank Sentral Eropa Tetap akan Naikkan Suku Bunga

Economics
Wahyu Dwi Anggoro
28/02/2023 13:58 WIB
Tekanan inflasi di Zona Euro mulai mereda.
Inflasi di Eropa Mereda, Bank Sentral Eropa Tetap akan Naikkan Suku Bunga. (Foto: MNC Media)
Inflasi di Eropa Mereda, Bank Sentral Eropa Tetap akan Naikkan Suku Bunga. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Tekanan inflasi di Zona Euro mulai mereda. Meski demkian, Bank Sentral Eropa (ECB) tidak akan mengakhiri kenaikan suku bunga sampai benar-benar yakin inflasi bertahan pada angka dua persen.

Hal tersebut disampaikan kepala Ekonom ECB Philip Lane. Dia yakin kebijakan moneter yang dijalankan ECB berhasil menurunkan inflasi.

"Ada bukti signifikan bahwa kebijakan moneter mulai menunjukkan hasilnya," kata Lane dalam sebuah wawancara, dilansir dari Reuters pada Selasa (28/2/2023).

 "Untuk energi, makanan, dan barang, ada berbagai indikator yang menunjukkan bahwa tekanan inflasi di semua kategori tersebut akan turun sedikit,” jelasnya.

ECB telah menaikkan suku bunga sebesar tiga poin persentase sejak Juli. Mereka  merencanakan kenaikan sebesar  setengah poin persentase pada Maret.

Sebelum  ECB berhenti menaikkan suku bunga, Lane menguraikan tiga kriteria. Pertama, ECB harus melihat proyeksi inflasi yang lebih rendah. Kedua, pihaknya harus berhasil menurunkan inflasi yang sebenarnya. Terkahir, bank sentral Uni Eropa (UE) tersebut harus merasa yakin kebijakan ekonominya berhasil.

"Ini bisa menjadi periode yang cukup lama, cukup banyak kuartal,” kata Lane.

Pasar memperkirakan suku bunga deposito ECB akan naik dari 2,5 persen pada saat ini menjadi hampir 4 persen pada akhir tahun. Banyak pihak khawatir inflasi inti macet dan melanggengkan pertumbuhan harga yang tinggi.
(WHY)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis IDX Channel tidak terlibat dalam materi konten ini.