AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Insentif PPN Properti hingga Akhir Tahun, Pengamat: Untung Besar Kalau Beli Rumah Sekarang

ECONOMICS
Anton chris/sindonews
Kamis, 29 Juli 2021 07:37 WIB
Pemerintah terus memberikan beragam insentif untuk menggenjot sektor properti selama pandemi Covid-19 .
Insentif PPN Properti hingga Akhir Tahun, Pengamat: Untung Besar Kalau Beli Rumah Sekarang (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah terus memberikan beragam insentif untuk sektor properti selama pandemi COVID-19 . Salah satunya yakni insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) properti khususnya rumah tapak dan rumah susun hingga akhir tahun 2021. Selain itu, Bank Indonesia juga memberikan kelonggaran uang muka nol persen untuk kredit atau pembiayaan properti.

Direktur Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit mengatakan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli properti. 
“Kalau saat harganya rendah seperti ini dibeli, untungnya akan optimal ketika nanti beberapa tahun lagi bisa booming dan bisa dijual,” kata Panangian dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/7/2021). 

Dia mengatakan, pembelian properti untuk rumah tinggal maupun investasi dapat dilakukan dengan memanfaatkan berbagai kemudahan yang ada tersebut. Apalagi, pemulihan ekonomi nasional juga tengah berjalan saat ini. 

“Tren properti memang lagi down, tapi justru bagus momennya sekarang untuk investasi karena banyak properti yang harganya di bawah pasar,” ujarnya.

Sementara Assistant Vice President Marketing Kota Podomoro Tenjo Zaldy Wihardja, mengatakan bahwa perilaku konsumen untuk membeli properti khususnya rumah tapak cukup meningkat. “Karena rumah tinggal merupakan suatu kebutuhan baik untuk hunian maupun investasi, banyak calon konsumen yang memutuskan untuk membelinya sekarang di masa pandemi,” katanya. 

Zaldy menilai berbagai kemudahan dari pemerintah dan bank memicu konsumen untuk melihat peluang investasi yang lebih menguntungkan. Podomoro Tenjo, lanjut dia, terus menghadirkan rumah tapak seharga Rp200 jutaan, dan sudah terjual 2.000 unit. Zaldy memaparkan, tren pembelian properti di Kota Podomoro Tenjo yang meningkat menunjukkan bahwa calon konsumen mampu melihat peluang keuntungan dari properti di masa mendatang. 

“Membeli properti di kawasan Tenjo misalnya, harga tanahnya relatif lebih murah,’’ungkapnya. 

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD