"Bukan penutupan, ya. Sesuai yang sudah diumumkan Pak Menteri, tahun 2026 nanti Solar sudah tidak kita impor lagi. Kita mengandalkan produksi dalam negeri setelah RDMP Balikpapan beroperasi," ujar Laode.
Menurutnya, rencana tersebut telah disosialisasikan kepada badan usaha, termasuk pihak swasta. Pemerintah juga tengah menyiapkan skema distribusi agar pasokan Solar domestik tetap terjaga saat kebijakan ini mulai diterapkan.
Laode memastikan proyek tersebut telah menyelesaikan seluruh tahapan utama dan saat ini hanya menunggu peresmian secara formal. Peresmian ditargetkan berlangsung pada Januari 2026.
"Menunggu peresmian saja. Insyaallah di bulan Januari ini," katanya.
RDMP Balikpapan dinilai akan menjadi tulang punggung Indonesia dalam upaya melepaskan ketergantungan pada impor Solar. Dengan tambahan kapasitas kilang, pemerintah optimistis kebutuhan solar nasional dapat dipenuhi dari dalam negeri.
(Dhera Arizona)