sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jelang Peresmian RDMP Balikpapan, Stok BBM Solar Kini Masih Gunakan Kuota Impor 2025

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
06/01/2026 21:45 WIB
Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar awal tahun ini masih akan menggunakan kuota impor carry-over dari 2025 hingga Februari–Maret 2026.
Jelang Peresmian RDMP Balikpapan, Stok BBM Solar Kini Masih Gunakan Kuota Impor 2025. (Foto Istimewa)
Jelang Peresmian RDMP Balikpapan, Stok BBM Solar Kini Masih Gunakan Kuota Impor 2025. (Foto Istimewa)

"Bukan penutupan, ya. Sesuai yang sudah diumumkan Pak Menteri, tahun 2026 nanti Solar sudah tidak kita impor lagi. Kita mengandalkan produksi dalam negeri setelah RDMP Balikpapan beroperasi," ujar Laode.

Menurutnya, rencana tersebut telah disosialisasikan kepada badan usaha, termasuk pihak swasta. Pemerintah juga tengah menyiapkan skema distribusi agar pasokan Solar domestik tetap terjaga saat kebijakan ini mulai diterapkan.

Laode memastikan proyek tersebut telah menyelesaikan seluruh tahapan utama dan saat ini hanya menunggu peresmian secara formal. Peresmian ditargetkan berlangsung pada Januari 2026.

"Menunggu peresmian saja. Insyaallah di bulan Januari ini," katanya.

RDMP Balikpapan dinilai akan menjadi tulang punggung Indonesia dalam upaya melepaskan ketergantungan pada impor Solar. Dengan tambahan kapasitas kilang, pemerintah optimistis kebutuhan solar nasional dapat dipenuhi dari dalam negeri.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement