AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
16899.92
0.28%
+46.35
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Kapasitas Dibatasi 25 Persen, 1.7677 Sekolah di Bandung Diizinkan PTM

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Kamis, 16 September 2021 18:05 WIB
Sebanyak 1.677 sekolah di Kota Bandung diizinkan melaksanakan pendidikan tatap muka (PTM).
Ilustrasi belajar tatap muka selama PPKM. (Foto: MNC Media)
Ilustrasi belajar tatap muka selama PPKM. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 1.677 sekolah di Kota Bandung diizinkan melaksanakan pendidikan tatap muka (PTM). Kendati begitu, PTM uji coba ini dibatasi hanya berkapasitas 25 persen. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung  Bambang Ariyanto mengatakan, setelah ada 330 sekolah bisa menggelar PTM,  ribuan sekolah di Kota Bandung berbondong-bondong mengajukan PTM terbatas. Namun, Pemkot Bandung tidak gegabah dan tetap memverifikasinya secara ketat. 

Bambang mengungkapkan, dari yang mengajukan PTMT bertahap, lalu tim verifikator baru bisa meloloskan 1.677 sekolah di semua jenjang pendidikan. Verifikasi dilakukan secara ketat pada 6-9 September lalu.

"Mereka yang lolos 1.677 sekolah sudah diizinkan melaksanakan PTMT Bertahap tanggal 15 (September) kemarin. Jadi yang kelompok kedua ini masih tahap uji coba maksimal 25 persen dan waktunya 4 minggu," jelas dia, Kamis (16/9/2021).

Namun, dari jumlah di tahap dua ini, 16 sekolah mengajukan pengunduran jadwal uji coba. Alasannya karena di satuan pendidikan tersebut sedang dilakukan renovasi bangunan sekolah.

Menurut Bambang, sekolah yang lolos telah mengisi 30 daftar periksa sebagai prasyarat mengajukan PTMT Bertahap. Mayoritas daftar periksa ini menyangkut dengan kesiapan sekolah perihal protokol kesehatan. "Kalau di bawah 70 persen tidak akan diajukan verifikasi. Sekolah baru bisa dilakukan verifikasi apabila data di Simdik (Sistem Informasi Manajemen Pendidikan) sudah di atas 80 persen. Kalaupun ada yang sudah diverifikasi tetap ada saja yang tidak lolos," terangnya.

Apabila sudah lolos persyaratan di Simdik, Bambang melanjutkan proses verifikasi baru dilakukan pemeriksaan kesiapan KBM oleh Dinas Pendidikan. Kemudian terkait kesiapan protokol kesehatan oleh Dinas Kesehatan dan kesiapan penunjang lingkungan sekitar oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD