Dalam proyek tersebut, Kemenhub dan JICA juga akan menyusun rencana layanan feeder berikut buku panduan operasional. Selain itu, akan disiapkan perencanaan simpul transportasi antarmoda yang responsif gender beserta pedoman teknisnya.
Aspek pembiayaan juga menjadi bagian dari proyek. Kedua pihak akan menyusun model bisnis dan skema pendanaan, termasuk pembagian peran para pemangku kepentingan, kerangka pembiayaan, serta rekomendasi kebijakan.s
Risal mengatakan pengembangan transportasi publik Jabodetabek tidak hanya ditujukan untuk memperkuat konektivitas antar moda. Pemerintah juga ingin memastikan layanan transportasi dapat diakses secara inklusif dan berkelanjutan.
"Kita ingin memastikan bahwa setiap desain integrasi transportasi memperhatikan kesetaraan gender, kebutuhan kelompok rentan, serta efisiensi layanan yang dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca," katanya.
Sementara itu, Chief Representative JICA Indonesia Office, Takeda Sachiko mengatakan, peningkatan kualitas transportasi publik di kawasan metropolitan Jakarta penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.