sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementerian PU Percepat Penanganan Dampak Banjir di Sumatera Utara

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
08/01/2026 11:00 WIB
Terdapat 263 titik longsoran tebing, 19 titik jalan putus, 65 titik jalan amblas, 7 titik jembatan putus/rusak, serta 28 titik genangan banjir yang ditangani.
Kementerian PU Percepat Penanganan Dampak Banjir di Sumatera Utara (FOTO:Dok Kementerian PU)
Kementerian PU Percepat Penanganan Dampak Banjir di Sumatera Utara (FOTO:Dok Kementerian PU)

Selanjutnya untuk segmen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang, penanganan darurat belum memungkinkan dilakukan tetapi Kementerian PU telah merencanakan penanganan permanen melalui pengalihan trase jalan. Namun akses Tarutung–Sibolga tetap dapat dilalui melalui jalur Tarutung–Rampa–Poriaha dengan pembatasan untuk kendaraan kecil.

Sedangkan untuk koridor Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km telah kembali terhubung sepenuhnya, meskipun masih dilakukan penyempurnaan jalan sementara (detour) demi keselamatan pengguna jalan. Koridor Batangtoru–Singkuang juga telah terhubung dan dapat dilalui kendaraan ringan, namun masih memerlukan penimbunan, perbaikan, dan pemadatan agregat karena kondisi cuaca yang kerap hujan.

Pada koridor Sibolga–Batangtoru, pemasangan jembatan bailey bentang 33 meter di Jembatan Aek Garoga 2 dan jembatan bailey bentang 44 meter di Sungai Garoga 3 telah selesai dan fungsional. Akses menuju Kota Sibolga kini dapat ditempuh melalui beberapa alternatif jalan nasional dan provinsi, meskipun sebagian masih terbatas untuk kendaraan kecil.

Ruas terdampak paling banyak berada pada ruas Batas Kota Tarutung–Batas Kabupaten Tapanuli Tengah–Sibolga dengan 176 titik, serta ruas Tarutung–Sipirok dengan 55 titik. Dari 23 lokasi jalan putus, 17 titik telah difungsikan kembali, sementara satu titik pada Jembatan Aek Puli B tidak ditangani karena telah tersedia jembatan duplikasi.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement