AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Kesal Erupsi Semeru Jadi Objek Wisata, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tontonan!

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Kamis, 09 Desember 2021 18:19 WIB
Cak Thoriq, sapaannya geram dengan banyaknya warga yang tak berkepentingan justru memanfaatkan bencana Gunung Semeru sebagai ajang berfoto selfie.
Kesal Erupsi Semeru Jadi Objek Wisata, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tontonan! (FOTO:MNC Media)
Kesal Erupsi Semeru Jadi Objek Wisata, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tontonan! (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Bupati Lumajang Thoriqul Haq dibuat kesal dengan ulah wisatawan bencana pasca erupsi Gunung Semeru

Cak Thoriq, sapaannya geram dengan banyaknya warga yang tak berkepentingan justru memanfaatkan bencana Gunung Semeru sebagai ajang berfoto selfie.  

Cak Thoriq yang meninjau proses evakuasi korban dan pembersihan material vulkanik di rumah - rumah warga di Dusun Sumbersari dibuat geram. Banyaknya orang yang tak berkepentingan juga membuat macet akses jalan evakuasi dari zona bencana.  

"Soal yang ingin foto - foto itu, jeprat - jepret, foto - foto, sudah, bukan waktunya sekarang, ini bukan tontonan, bukan tempat pariwisata," ucap Thoriqul Haq, kepada awak media di Lapangan Desa Supit Urang, pada awak media, Kamis siang (9/12/2021) di Desa Supit Urang.  

Maka Cak Thoriq dengan tegas meminta agar warga yang tak berkepentingan untuk tidak masuk ke lokasi bencana. Selain karena membahayakan, hal ini bisa menghambat proses evakuasi, bila sewaktu - waktu erupsi Gunung Semeru kembali terjadi.  

"Fokusnya ini evakuasi dulu, waktunya seminggu sejak hari H dan sekarang fokus ke evakuasi. Karena itu, ketika banyak kendaraan yang mau ke arah titik nol bencana, ini yang saya berharap itu tidak terjadi," tuturnya.  

"Banyak orang yang ke sana (ke titik bencana) itu kendalanya, termasuk mobil - mobil yang ke atas itu yang membuat masalah," tambahnya.  

Cak Thoriq meminta masyarakat yang ingin menyerahkan bantuan bisa didistribusikan ke posko - posko pengungsian. Mengingat sudah ada banyak posko pengungsian yang disiagakan di sepanjang Jalan Raya Pronojiwo.  

"Ya kita ini mengharap dengan segala hormat , sudahlah ini banyak posko. Di sana ada posko desa, di sini ada posko teman - teman. Mereka punya kendaraan untuk angkut ke sana. Nah kalau untuk pembagian untuk angkut ke sananya sesuai posko masing - masing kan bagus. Kalau semua ke sana satu pikap yang ke sana 10 orang ya itu yang membuat semuanya rusak, ruwet yang membuat ruwet," terangnya.  

Sebelumnya diberitakan Gunung Semeru memuntahkan material vulkanik berupa guguran awan panas dan abu vulkanik saat erupsi pada Sabtu 4 Desember 2021 sore.  

Erupsi Gunung Semeru terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, dimana awan panas keluar disertai material vulkanik dimuntahkan mengarah ke Curah Kobokan sejauh 10 - 11 kilometer dari kawah Gunung Semeru. 

Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah. 

Hingga Kamis sore 9 Desember 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 43 warga meninggal dunia, sebanyak 104 orang 32 warga luka berat dan 82 warga luka sedang serta ringan, dimana mayoritas mengalami luka bakar. 

Para warga ini dirawat di empat fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang seperti RSUD dr. Haryoto, RS Bhayangkara Lumajang, RS Pasirian, Puskesmas Penanggal, Puskesmas Candipuro, dan beberapa puskesmas lainnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD