AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Kesetaraan Vaksin Covid-19 Berlaku Juga Bagi WNA dan Pengungsi

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Kamis, 30 September 2021 08:11 WIB
dr. Reisa Broto Asmoro menegaskan prinsip kesetaraan vaksin Covid-19 ini juga diberlakukan pemerintah bagi WNA dan pengungsi.
Kesetaraan Vaksin Covid-19 Berlaku Juga Bagi WNA dan Pengungsi(Dok.MNC Media)
Kesetaraan Vaksin Covid-19 Berlaku Juga Bagi WNA dan Pengungsi(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Cakupan laju vaksinasi Covid-19 tengah menjadi perhatian utama pemerintah pusat saat ini, dalam upaya penanganan situasi pandemi. Sehingga akhirnya, tujuan agar bisa keluar dari pandemi menuju endemi bisa terwujud.

Tidak hanya memastikan vaksinasi Covid-19 merata dan setara, termasuk bisa didapatkan oleh semua orang lanjut usia yang masuk kategori dan penyandang disabilitas yang sudah tercatat dan juga anak-anak.

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro menegaskan prinsip kesetaraan dan merata terkait vaksin Covid-19 ini juga diberlakukan Indonesia bagi warga negara asing termasuk yang statusnya sebagai pengungsi.

“Prinsip merata dan setara dalam vaksinasi ini kita berlakukan untuk Warga Negara Asing (WNA). Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi, yang mengatur bahwa selain diplomat dan pemegang izin tinggal di Indonesia (KITAS dan KITAP), WNA yang berstatus pengungsi pun berhak divaksinasi,” jelas dr. Reisa saat siaran langsung update PPKM, Rabu (29/9/2021).

Secara mekanisme, vaksinasi bagi warga negara asing termasuk yang berstatus sebagai pengungsi ini, didapatkan melalui jalur vaksin Gotong Royong.

“Divaksinasi dengan vaksin Gotong Royong yang didaftarkan oleh organisasi nirlaba internasional yang berkedudukan di Indonesia,” tambahnya.

Dari keterangan dr. Reisa, diketahui bahwa sesuai informasi yang diterima pemerintah Indonesia. Keluarga besar Badan-Badan di bawah naungan PBB, sudah membantu memfasilitasi divaksinnya lebih dari 300 orang pengungsi jalur vaksin Gotong Royong.

Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan tersebut, pemerintah daerah diizinkan untuk mengikutkan para pengungsi untuk vaksinasi di daerahnya. Tapi dengan syarat, apabila cakupan vaksinasi di daerah mereka sudah tinggi atau minimal sudah 70 persen untuk cakupan dosis pertama di daerah tersebut. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD