sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ketahanan Ekspor Nonmigas Topang Surplus Neraca Perdagangan RI Juli 2026

Economics editor Nia Deviyana
06/09/2026 22:30 WIB
Kinerja ekspor nonmigas yang tetap tumbuh ini turut memperkuat perdagangan Indonesia di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.
Ketahanan Ekspor Nonmigas Topang Surplus Neraca Perdagangan RI Juli 2026. Foto: iNews Media Group.
Ketahanan Ekspor Nonmigas Topang Surplus Neraca Perdagangan RI Juli 2026. Foto: iNews Media Group.

Dari sisi negara tujuan, China masih menjadi pasar utama ekspor nonmigas Indonesia pada Januari–Juli 2026, disusul AS dan India. Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekspor nonmigas yang tinggi ke sejumlah tujuan ekspor, antara lain, Hong Kong sebesar 36,79 persen, Turki 30,58 persen, dan Thailand 21,92 persen (CtC). Sementara itu, ekspor nonmigas ke Singapura turun 11,41 persen, Pakistan turun 4,32 persen, dan Australia turun 3,44 persen (CtC).

Bahan Baku dan Barang Modal Mendominasi Impor

Nilai impor Indonesia pada Juli 2026 mencapai USD26,09 miliar, meningkat 0,72 persen dibandingkan Juni 2026 secara bulanan (MoM) dan tumbuh 27,02 persen dibandingkan Juli 2025 secara tahunan (YoY). Kenaikan tersebut berasal dari impor nonmigas yang tumbuh 4,57 persen (MoM) menjadi USD22,33 miliar, sementara impor migas turun 17,33 persen (MoM) menjadi USD3,77 miliar.

Pada Juli 2026, peningkatan impor nonmigas secara bulanan, antara lain, berasal dari serealia (HS 10) sebesar 78,38 persen; garam, belerang, batu, dan semen (HS 25) sebesar 64,53 persen; serta ampas dan sisa industri makanan (HS 23) sebesar 31,88 persen.

Dari sisi negara asal, pertumbuhan impor nonmigas tertinggi pada Juli 2026 berasal dari Uni Emirat Arab sebesar 213,23 persen, diikuti Federasi Rusia sebesar 37,61 persen dan Kanada sebesar 33,97 persen.

Secara kumulatif Januari–Juli 2026, nilai impor Indonesia mencapai USD 163,33 miliar atau meningkat 19,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (CtC). Impor nonmigas mencapai USD137,56 miliar atau tumbuh 16,78 persen, sedangkan impor migas mencapai USD25,77 miliar atau meningkat 40,24 persen.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement