sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KKP Gencar Kenalkan Inovasi Pangan Gunakan Bahan Bernama Hidrolisat Protein Ikan

Economics editor Dinar Fitra Maghiszha
29/01/2025 00:12 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan pengenalan inovasi produk pangan menggunakan bahan Hidrolisat Protein Ikan (HPI).
KKP Gencar Kenalkan Inovasi Pangan Gunakan Bahan Bernama Hidrolisat Protein Ikan. (Foto KKP)
KKP Gencar Kenalkan Inovasi Pangan Gunakan Bahan Bernama Hidrolisat Protein Ikan. (Foto KKP)

IDXChannel - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan pengenalan inovasi produk pangan menggunakan bahan Hidrolisat Protein Ikan (HPI).

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistiyo mengatakan, HPI menjadi salah satu produk hilirisasi perikanan dalam memperkuat swasembada pangan, juga meningkatkan asupan protein masyarakat atau konsumsi makanan bergizi.

"HPI ini salah satu buah dari hilirisasi perikanan yang bersifat multi fungsi sekaligus amunisi untuk merdeka protein 100 gram," kata Budi dalam keterangan di Jakarta, Selasa (28/1/2025).

Budi memastikan KKP terus mendekatkan HPI kepada masyarakat, seperti yang dilakukan di Pekalongan, pertengahan pekan lalu melalui workshop bertajuk 'Pengembangan Diversifikasi dan Nilai Tambah Produk Perikanan'.

Budi menerangkan, HPI merupakan ekstrak protein ikan hasil penelitian Litbang KKP pada 2017.

"Sebagai bagian dari hilirisasi, HPI menggunakan ikan segar berkualitas," katanya.

Melibatkan UPI dan Koperasi

Senada, Direktur Pengolahan Ditjen PDSPKP Widya Rusyanto mengungkapkan, workshop yang berlangsung di Pekalongan, Jawa Tengah tersebut diikuti oleh 330 peserta secara daring dan luring.

"Tujuan dari workshop ini adalah untuk menginformasikan dan meningkatkan pemahaman tentang fortifikasi HPI pada produk pangan," ujar Widya.

Dia menuturkan, kegiatan ini diawali dengan praktik penambahan HPI pada produk pangan yaitu pada mie dan kue glundung, serta dilanjutkan dengan tata cara pengemasan secara vakum. 

Praktik ini dilakukan di Unit Pengolahan Ikan (UPI) bernilai tambah Kota Pekalongan bersama Koperasi Matsya Marien Raya dan Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) Jakarta.

KKP mengapresiasi tiga UKM dari Kebumen, Tegal dan Klaten yang turut mempraktikkan pembuatan dua produk tersebut secara online.

Dalam kesempatan ini, Widya juga mengingatkan pentingnya Standar Nasional Indonesia (SNI) pada produk perikanan. Menurutnya, penerapan SNI semakin meyakinkan konsumen terkait mutu dan kualitas produk yang dihasilkan. 

"Terima kasih terhadap peserta yang langsung praktik, di sini kami juga mengajak pelaku usaha untuk menerapkan SNI agar produk yang dihasilkan semakin bermutu dan berkualitas," ujar Widya. 

"Dengan semakin banyaknya ragam produk perikanan, diharapkan bisa menjadi pilihan menu asupan yang sehat untuk masyarakat," katanya.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement