Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pembatalan rencana skema gross split di sektor pertambangan, serta kepastian peran institusi Danantara (DSI) yang ditegaskan tidak akan mengganggu model bisnis sektor swasta, melainkan fokus pada fungsi pengawasan kepatuhan harga (transfer pricing).
Gerak cepat ini langsung direspons positif di lantai bursa melalui aksi beli bersih (net buying) oleh investor domestik pada saham-saham sektor komoditas strategis.
"Upaya short run BI, juga didukung sinyal pemerintah yang mulai 'berubah' mencari titik win-win dengan pasar ekspor, khususnya merespons kerasnya China atas kebijakan di sektor tambang dan isu satu pintu ekspor DSI. Pause impor China adalah pukulan terbesar yang harus dibaca, bukan trading hub Singapore," ujar Yanuar.
Di bidang pengelolaan keuangan negara, Yanuar memberikan nilai positif terhadap langkah berani pemerintah yang mulai rasional dalam menyusun postur anggaran belanja.