sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Marak Penipuan AI, OJK Segera Luncurkan Scam Apps untuk Cek Modus Penipuan

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
05/08/2026 09:21 WIB
OJK tengah mengembangkan Scam Apps sebagai upaya memperkuat perlindunga4 konsumen dari maraknya penipuan keuangan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan AI.
Marak Penipuan AI, OJK Segera Luncurkan Scam Apps untuk Cek Modus Penipuan (Foto:Ilustrasi)
Marak Penipuan AI, OJK Segera Luncurkan Scam Apps untuk Cek Modus Penipuan (Foto:Ilustrasi)

Menurut OJK, perkembangan tersebut menunjukkan AI mulai dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk membuat aksi penipuan semakin meyakinkan, lebih cepat dilakukan, dan semakin sulit dikenali masyarakat.

Pelaku diketahui mampu merekayasa berbagai identitas digital, mulai dari video, foto, suara, nomor telepon, nomor rekening, hingga dokumen digital yang menyerupai aslinya. Bahkan, identitas lembaga resmi maupun figur publik juga dapat dipalsukan untuk memperoleh kepercayaan calon korban.

OJK menyebut modus yang paling banyak dilaporkan ialah penipuan investasi menggunakan teknologi deepfake tokoh publik. Selain itu, regulator juga menemukan praktik penipuan melalui robot trading berbasis AI, penawaran belanja daring yang mengatasnamakan AI, hingga panggilan telepon palsu yang memanfaatkan teknologi kloning suara dan wajah.

"Hampir semua modus itu memiliki tujuan yang sama, yakni membangun kepercayaan korban bahwa penawaran tersebut benar-benar nyata, kemudian mendorong atau mendesak korban melakukan transaksi atau transfer dana yang pada akhirnya merugikan masyarakat," kata Dicky.

Seiring meningkatnya ancaman tersebut, OJK mengimbau masyarakat menerapkan prinsip 2L, yakni logis dan legal, sebelum melakukan transaksi keuangan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement