AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Mau Sukses Jadi Agen Asuransi? Ini Tips dari Hary Tanoesoedibjo

ECONOMICS
Oktiani/Koran Sindo
Kamis, 08 April 2021 20:17 WIB
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo memberikan tips kepada para agen asuransi dalam Champion Award Night.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo memberikan tips kepada para agen asuransi dalam Champion Award Night. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo memberikan tips kepada para agen asuransi dalam Champion Award Night (CAN) tahun 2021 secara virtual. Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada para agen pemasaran MNC Life atas kerja kerasnya selama tahun 2020.

Hary berpesan, untuk menjadi good salesmanship maka perlu memiliki rasa percaya diri. Tanpa memiliki rasa percaya diri maka tidak mungkin bisa meyakinkan orang lain. "Jadi kita harus yakin baru orang lain bisa kita yakinkan. Ini prinsip yang sangat penting," ujarnya, Kamis (8/4/2021).

Selain percaya diri, perlu juga mengetahui produk yang dijual kepada nasabah dan memiliki pengetahuan terhadap produk tersebut.

"Kalau kita tidak tahu produk apa yang kita jual, tidak mungkin kita bisa meyakinkan orang lain. Orang mungkin bisa ngomong panjang lebar tetapi substansinya pasti tidak maksimal," jelasnya.

Hary melanjutkan, penting juga untuk mengetahui calon klien agar bisa menjelaskan secara komprehensif. "Understand market is very important. Kita juga harus mengerti produk yang bersaing dengan kita. Dan terakhir kerja keras," tuturnya.

Sebelumnya, Hary mengatakan, penetrasi pasar industri asuransi jiwa masih kecil, baru 17 juta jiwa dari jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 270 juta jiwa atau sekitar 6%.

Permintaan industri asuransi akan meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Saat ini pendapatan per kapita masyarakat Indonesia baru USD4.000 per tahun. Seiring dengan kenaikan pendapatan per kapita masyarakat, maka industri asuransi juga akan ikut bertumbuh. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD